Huawei Indonesia akhirnya resmi mengumumkan kembali jualan smartphone di
Indonesia, setelah absen merilis smartphone di Tanah Air sejak 2022 lalu.
Kini, Huawei comeback ke Tanah Air dengan memboyong smartphone flagship yaitu
Huawei Pura 70 Ultra
pada 12 Desember 2024. Merujuk pada data DxOMark, ponsel ini menempati posisi
pertama sebagai HP dengan kamera belakang terbaik di dunia berkat skornya yang
lebih tinggi dibandingkan smartphone lain. Perangkat juga mengemas kamera
belakang pop-out yang unik.
Perihal performa, smartphone flagship besutan Huawei ini mengandalkan
chipset Kirin
9010 12-core dipadukan dengan memori RAM 16 GB yang cukup lapang. Untuk
layarnya, ponsel flagship ini dibekali layar LTPO OLED (Organic Light Emitting
Diode) beresolusi Full HD+ dengan dukungan refresh rate 120Hz.
Sebagian besar dari Anda mungkin penasaran dengan kemampuan smartphone ini.
Oleh karena itu, penulis akan memberikan penjelasan terkait kelebihan dan
kekurangan Huawei Pura 70 Ultra melalui artikel di bawah ini.
Kelebihan Huawei Pura 70 Ultra
1. Desain Premium dengan Modul Kamera yang Unik
Satu hal paling menarik dari ponsel ini adalah desainnya yang sangat premium.
Apalagi desain modul kameranya cukup unik dan berbeda dari
smartphone
lain di pasaran. Huawei menyebut modul kameranya dengan nama forward symbol.
Adapun juga label bertuliskan XMAGE yang membuatnya terasa lebih ekslusif,
label ini hanya dimiliki model Ultra. Sedangkan model lain seperti Huawei Pura
70, Pura 70 Pro, dan Pura 70 Pro+ tidak memilikinya.
Huawei Pura 70 Ultra punya desain bodi melengkung di bagian tepinya. Desain
ini tentu membuat perangkat lebih nyaman digenggam. Material yang digunakan
adalah silikon polimer atau eco leather yang punya khas kulit premium. Untuk
bagian belakangnya, terdapat pola bintang yang timbul sehingga membuatnya
punya tekstur yang unik.
Smartphone ini sebenarnya punya empat varian warna yaitu Black, White, Brown,
dan Green. Namun, yang diboyong ke Tanah Air hanya ada dua pilihan warna saja,
yakni Black dan Green.
Huawei Pura 70 Ultra juga telah memiliki ketahanan yang cukup baik. Hal ini
berkat sertifikasi IP68 yang membuatnya mampu bertahan dari debu dan air
hingga kedalaman 2 meter selama 30 menit.
2. Layar LTPO OLED 120Hz
Smartphone flagship besutan
Huawei ini
dipersenjatai layar sentuh punch hole berukuran 6,8 inci dengan panel LTPO
OLED (Organic Light Emitting Diode) yang mengusung resolusi Full HD+ atau 1260
x 2844 piksel yang menawarkan kerapatan piksel mencapai 460 ppi (pixel per
inch), serta mampu menampilkan 1,07 miliar warna dengan tingkat kecerahan
puncak 2500 nits dalam mode HDR.
Layar tersebut pun telah mendukung dynamic refresh rate yang bisa berubah
secara otomatis dari 1Hz hingga 120Hz. Ini juga sudah mendukung HDR10. Dengan
begitu, terdapat dukungan sertifikasi Widevine L1 DRM yang membuatnya sanggup
melakukan streaming pada resolusi HDR Hi-Res.
Adapun keunggulan lain di sektor layarnya ialah memiliki ketahanan yang luar
biasa. Hal ini didapat dari perlindungan KunLun Glass dengan tepi 2,5D.
Crystal Armor KunLun Glass ini terbuat dari material
amorphus diamond carbon transparan. Dengan begitu, ia mampu melindungi
layar dari goresan benda tajam, benturan, dan kondisi berbahaya lainnya.
3. Chipset Kirin 9010 yang Memukau
Huawei Pura 70 Ultra punya kinerja memukau dengan sokongan SoC (System on
Chip) Kirin 9010 berfabrikasi 7 nanometer yang mengusung prosesor 12-core yang
terdiri dari dual-core ThaiShan V121 Big berkecepatan 2,3 GHz, hexa-core
ThaiShan V121 Mid berkecepatan 2,18 GHz, dan quad-core ARM Cortex-A510
berkecepatan 1,55 GHz, serta diperkuat oleh pengolah grafis memadai dari GPU
(Graphics Processing Unit) Maleoon 910 dengan frekuensi 750 MHz.
Kirin 9010 pada ponsel ini juga dipadukan dengan memori RAM 16 GB LPDDR5x dan
penyimpanan internal berkapasitas 512 GB atau 1 TB berjenis UFS 3.1. Sebagai
ponsel kelas atas, tentu slot microSD harus absen pada perangkat ini.
Merujuk pada data GSM Arena, Kirin 9010 yang digunakan oleh Huawei Pura 70
Ultra mendapat skor 987.197 poin pada AnTuTu v10. Sedangkan untuk
GeekBench 6, skornya yaitu 1446 poin untuk single-core dan
4482 poin untuk multi-core.
4. Kamera Terbaik di Dunia Menurut DxOMark
Beralih ke sektor kamera, Huawei Pura 70 Ultra adalah smartphone dengan kamera
belakang terbaik di dunia menurut DxOMark. Hal ini tak lepas dari dukungan
tiga buah kamera belakang dengan kamera utama berkekuatan 50 MP yang
menggunakan sensor Sony IMX989 berukuran 1 inci pada bukaan aperture f/1.6-4.0
dan focal length 23 mm yang diperkuat fitur phase-detection autofocus, dan
sensor-shift OIS (Optical Image Stabilization).
Adapun juga mekanisme retractable lens yang rumit. Mudahnya, kamera ini bisa
pop-out ketika digunakan. Bahkan, suaranya sangat mirip dengan kamera digital.
Perihal ketahanannya, ia sudah berhasil melewati siklus pengujian hingga
300.000 kali.
Tak cuma itu, terdapat juga fitur XD Motion Engine terbaru dipadukan Ultra
Lightning Camera. Dengan begitu, perangkat dapat menangkap gambar yang
bergerak sangat cepat. Bahkan, klaimnya bisa memotret objek yang bergerak
hingga kecepatan 300 km/jam.
Untuk kamera kedua, Huawei Pura 70 Ultra gunakan lensa telefoto berkekuatan 50
MP pada bukaan aperture f/2.1 dan focal length 90mm serta didukung fitur
phase-detection autofocus, OIS (Optical Image Stabilization), dan 3,5x
optical zoom.
Terakhir, terdapat kamera ultrawide berkekuatan 40 MP pada bukaan aperture
f/2.2 dengan focal length 13 mm yang didukung fitur auto focus.
Menilik pada bagian depan, Huawei Pura 70 Ultra mengandalkan kamera selfie
dengan lensa ultrawide pada bukaan aperture f/2.4 didukung autofocus serta
memiliki sudut pandang yang luas dengan pilihan 1x, 0,6x, atau 0,8x.
5. Konektivitas dan Sensor Lengkap + SOS Via Satelit
Kelebihan Huawei Pura 70 Ultra selanjutnya adalah konektivitas dan sensornya
cukup lengkap. Konektivitasnya meliputi NFC (Near Field Communication) yang
berfungsi untuk bertransaksi digital, mengecek dan mengisi saldo e-Money,
hingga mengubahnya menjadi kartu akses tol. Lalu ada Infrared Blaster yang
mampu mengubah perangkat menjadi remote alat elektronik seperti TV, AC,
proyektor, dan lain sebagainya.
Selanjutnya perangkat mengandalkan Bluetooth 5.2, A2DP, LE, L2HC, GPS (L1+L5),
GLONASS (L1), BDS (B1I+B1c+B2a+B2b), GALILEO (E1+E5a+E5b), QZSS (L1+L5),
NavIC, USB Type-C 3.1, OTG, DisplayPort 1.2.
Kemudian beralih ke bagian sensor, smartphone flagship Huawei Pura 70 Ultra
sudah punya sensor gyro hardware, spektrum warna, hingga sensor sidik jari
yang diletakkan di dalam layar.
Tak cukup sampai disitu, ada juga fitur BDS Satellite Calling and Massage.
Fitur ini dapat digunakan untuk keadaan darurat seperti ketika membutuhkan
bantuan dalam kondisi perangkat tidak mendapat sinyal jaringan. Menariknya,
Anda tak hanya bisa mengirimkan pesan teks saja, melainkan juga menelepon
melalui satelit tanpa terhubung ke jaringan.
6. Sistem Operasi dengan Ekosistem Lebih Luas
Sebagaimana yang sudah diketahui bahwa Huawei menggunakan sistem operasi
miliknya sendiri dengan nama Harmony OS. Tentu saja hal ini memengaruhi
luasnya ekosistem yang digunakan karena tidak mendapatkan dukungan dari
Google.
Ini tentu membuat pengguna Huawei harus menggunakan aplikasi GBox agar bisa
mengakses sebagian besar aplikasi yang tidak ada di Huawei AppGallery.
Untungnya, hal tersebut sudah bukan masalah lagi bagi Huawei Pura 70 Ultra.
Huawei AppGallery kini sudah mengalami peningkatan yang sangat signifikan.
Pasalnya, pengguna sudah bisa mengunduh aplikasi yang sebelumnya tidak ada.
Misalnya Facebook, TikTok, Instagram, X, dan beberapa aplikasi Google seperti
Gmail, GMaps, dan Google Drive.
Peningkatan ini tampaknya dirasakan oleh Huawei Pura 70 Ultra yang menggunakan
antarmuka EMUI 14.2. Sedikit informasi, antarmuka tersebut mampu
mensimulasikan Android dengan cukup baik.
7. Kualitas Stereo Speaker Enak Didengar
Untuk meningkatkan pengalaman pengguna ketika bermain game, menonton video,
atau mendengarkan musik menjadi lebih menyenangkan. Huawei Pura 70 Ultra
tampaknya cukup andal untuk itu. Sebab, ia dibekali dua buah speaker atau
stereo speaker.
Speaker utamanya diletakkan di bagian bawah bodi, sedangkan speaker
sekundernya terintegrasi dengan earpice. Kualitas suara yang dihasilkan pun
cukup lantang dan enak didengar.
Dari informasi yang penulis himpun dari GSM Arena, speaker Huawei Pura 70
Ultra meraih skor kenyaringan di -28,3 LUFS (Loudness Unit Full-Scale).
Menurutnya, kualitas bass-nya cukup baik, dengan vokal jernih meski pada
frekuensi yang tinggi.
8. Baterai Berkapasitas 5200 mAh + Fast Charging 100W
Huawei Pura 70 Ultra ditopang dengan baterai berkapasitas 5200 mAh. Dengan
kapasitas ini, perangkat mampu bertahan selama seharian dengan berbagai
kondisi. Misalnya mendengarkan musik, menonton video, bermain game, atau
melakukan panggilan telepon.
Dari data GSM Arena, Huawei Pura 70 Ultra meraih skor penggunaan aktif hingga
12 jam 29 menit. Atau menelepon selama 37 jam 11 menit, browsing 9 jam 59
menit, streaming 16 jam 28 menit, dan bermain game selama 7 jam 39 menit.
Untuk pengisian cepatnya, smartphone flagship ini diperkuat fitur pengisian
cepat 100W SuperCharge yang mampu mengisi daya hingga penuh dalam kurun waktu
51 menit saja.
Selain itu, Huawei Pura 70 Ultra juga turut dilengkapi fitur lain seperti 80W
wireless charging, 20W reverse wireless charging, dan 18W reverse wired
charging.
Kekurangan Huawei Pura 70 Ultra
1. Masih Ada Iklan + Bloatware
Huawei Pura 70 Ultra hadir dengan HarmonyOS dengan antarmuka EMUI 14.2 yang
sudah sangat mirip dengan Android, terutama dari segi ekosistemnya yang lebih
luas. Sayangnya, ia memiliki bloatware dan iklan.
Untungnya, bloatware tersebut bisa dihapus, sedangkan iklannya bisa dimatikan
melalui menu Setting yang tersedia.
Spesifikasi Huawei Pura 70 Ultra
- Rilis di Indonesia : November 2024
- Warna : Chanson Green, Star Black
- Dimensit: 162.6 x 75.1 x 8.4 mm
- Berat : 226 gram
-
Layar : LTPO OLED berukuran 6.8 inci beresolusi 1260 x 2844 piksel,
kerapatan 460 ppi, refresh rate 120Hz, 1500 nits (HBM), 2500 nits
(peak), HDR10, Kunlun Glas, 1 miliar warna, touch sampling rate
300Hz -
Chipset : Kirin 9010 (7 nm), 12-core (1×2.3 GHz Taishan Big &
3×2.18 GHz Taishan Mid & 4×1.55 GHz Cortex-A510) - Grafis : Maleoon 910
- Sistem Operasi : EMUI 14.2
- Memori : 16/512 GB, 16/1 TB
-
Kamera Belakang : 50 MP, f/1.6-4.0, 23mm (wide), 1.0″-type, PDAF,
sensor-shift OIS, retractable lens + 50 MP, f/2.1, 90mm (telephoto), PDAF
(5cm – ∞), OIS, 3.5x optical zoom + 40 MP, f/2.2, 13mm (ultrawide),
AF, Laser AF, LED flash, panorama, HDR, Video: 4K, 1080p, HDR,
gyro-EIS, OIS -
Kamera Depan : 13 MP, f/2.4, (ultrawide), AF, HDR, panorama, Video:
4K@30fps, 1080p@30fps - Audio : Stereo speaker
-
Baterai : Li-Po 5200 mAh, non-removable, 100W wired, 80W wireless, 20W
reverse wireless, 18W reverse wired -
Konektivitas : Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/6, dual-band, Wi-Fi Direct, Bluetooth
5.2, A2DP, LE, L2HC, GPS (L1+L5), GLONASS (L1), BDS (B1I+B1c+B2a+B2b),
GALILEO (E1+E5a+E5b), QZSS (L1+L5), NavIC, NFC, Infrared Blaster, USB Type-C
3.1, OTG, DisplayPort 1.2 -
Sensor : Fingerprint (under display, optical), accelerometer, proximity,
gyro, compass, color spectrum
Harga Huawei Pura 70 Ultra
Huawei Pura 70 Ultra merupakan smartphone dengan kamera belakang terbaik di
dunia menurut DxOMark. Hal ini tak lepas dari dukungan kamera utama
berkekuatan 50 MP yang menggunakan sensor Sony IMX989 serta didukung
fitur retractable lens, XD Motion Engine, hingga OIS (Optical Image
Stabilization). Harga smartphone Huawei Pura 70 Ultra di Indonesia berdasarkan
pantauan penulis adalah Rp17.999.000 rupiah untuk varian RAM 16 GB dan ROM 512
GB. Sedangkan varian RAM 16 GB dan ROM 1 TB dibanderol dengan harga
Rp20.999.000 rupiah.





