Kelebihan dan Kekurangan Vivo Y19s, Smartphone Murah yang Dibekali
Durabilitas Bodi Tangguh
– Vivo Indonesia diam-diam meluncurkan smartphone seri Y untuk segmen pemula
melalui seri Vivo Y19s. Smartphone ini bisa dikatakan cukup mirip dengan
Vivo Y17s
yang diluncurkan pada tahun 2023 lalu atau
Vivo Y18
yang belum lama ini rilis di Indonesia. Beberapa hal yang Vivo tonjolkan dari
seri kali ini adalah sudah mengantongi sertifikasi IP64, punya sertifikasi
standar militer MIL-STD-810H dan SGS 5-Star Drop Resistance. Dengan kemampuan
tersebut, cukup jarang bisa ditemukan di ponsel murah lainnya, bahkan
kemampuan ini lebih baik dari pendahulunya.
Sektor performa, Vivo Y19s mengandalkan SoC (System on Chip) Unisoc T612
octa-core dipadukan dengan memori RAM 4 GB atau 6 GB. Selain itu, kemampuan
fotografi dari ponsel pun memadai lantaran dibekali dua buah kamera belakang
dengan kamera utama berkekuatan 50 MP. Untuk memenuhi kebutuhan dayanya, Vivo
Y19s ditopang dengan baterai berkapasitas 5000 mAh lengkap dengan fitur
pengisian cepat 15W.
Penasaran dengan ponsel ini? Simak pembahasannya dalam artikel kelebihan dan
kekurangan Vivo Y19s di bawah ini.
Kelebihan Vivo Y19s
1. Desain Bodi Tipis dan Stylish
Satu hal yang paling menarik dari Vivo Y19s ini adalah desainnya yang cantik.
Modul kameranya berbentuk persegi panjang vertikal yang estetik. Di tiap
sudutnya dibuat melingkar sehingga terasa elegan dan premium. Di dalamnya ada
tiga buah lingkaran yang disusun secara vertikal. Dua lingkaran untuk lensa
kamera, dan lingkaran paling bawah sebagai ring LED light.
Vivo menyebut Ring LED light-nya ini sebagai Dynamic Light Show. Cahaya lampu
yang ditampilkannya cukup dinamis. Warnanya pun bisa dirubah sesuai dengan
keinginan pengguna. Menariknya, warnanya juga bisa dibuat berkedip mengikuti
ketukan musik yang diputar.
Terdapat dua pilihan warna yang tersedia yaitu Pearl Silver yang memiliki
warna gradasi halus dari beberapa warna sekaligus. Selain itu ada Glossy Black
sebagai pilihan warna paling netral. Terdapat aksen garis-garis diagonal yang
terlihat ketika berada di sudut cahaya yang tepat.
Di sisi lain, Vivo Y19s punya bodi yang tipis. Ketebalannya hanya sekitar 8,1
mm dengan bobot 198 gram saja. Bodinya yang flat juga membuat pengalaman
genggam jadi terasa halus dan nyaman.
2. Durabilitas Bodi Tangguh
Bukan hanya menawarkan desain bodi tipis dan stylish, Vivo Y19s juga hadir
dengan sertifikasi standar militer MIL-STD-810H dan SGS 5-Star Drop
Resistance. Desain bodi ponsel ini sudah melewati berbagai macam pengujian
ketat yang membuktikan kekokohannya, termasuk berada di suhu ekstrim seperti
panas atau dingin.
Bagian sudutnya pun dilengkapi Shock-Absorting Corner Protection. Ini tentu
akan meminimalisir efek dari benturan yang terjadi ketika ponsel ini terjatuh.
Agar lebih aman lagi, Vivo Y19s dilengkapi case khusus yang akan meningkatkan
ketahanannya. Tekstur tiga lapisanya akan menyebarkan efek benturan secara
merata sehingga tidak terfokus pada satu titik saja.
Tak hanya itu, adapun juga sertifikasi IP64 yang membuatnya tahan dari debu
dan air dengan intensitas tinggi. Misalnya ketika terkena hujan deras,
guyuran, hingga semprotan dari berbagai arah. Ketika layar atau jari dalam
keadaan basah atau berminyak, Anda masih bisa mengoperasikannya dengan normal.
2. Layar Nyaman di Mata
Smartphone entry-level Vivo Y19s mengusung layar punch hole pada aspek rasio
20:9 dengan ukuran layar 6,68 inci yang menggunakan panel IPS (In-Plane
Switching) LCD beresolusi HD+ atau 720 x 1608 piksel yang menawarkan kerapatan
mencapai di angka 264 ppi (pixel per inch) yang cemerlang dan didukung refresh
rate 90Hz dengan tingkat kecerahan 1000 nits (HBM).
Dengan refresh rate yang lebih tinggi ini, tentunya Anda bisa merasakan
pergerakan layar yang lebih mulus saat scrolling atau bermain game,
dibandingkan dengan beberapa smartphone di kelas yang sama masih mengusung
refresh rate 60Hz.
Layar dari Vivo Y19s ini pun sudah dilengkapi sertifikasi TUV Rheinland untuk
low blue light-nya. Hal ini membuat mata jadi tidak mudah lelah ketika menatap
layar dalam waktu lama.
3. Performa Masih Bisa Diandalkan
Kinerja yang ditawarkan oleh smartphone Vivo Y19s bisa dikatakan cukup andal
dengan sokongan SoC (System on Chip)
Unisoc T612
berfabrikasi 12 nanometer yang mengusung octa-core 64-bit yang terdiri dari
dual-core ARM Cortex-A75 berkecepatan 1,8 GHz dan hexa-core ARM Cortex-A55
berkecepatan 1,8 GHz dipadukan dengan 4 GB atau 6 GB LPDDR4X, serta diperkuat
oleh pengolah grafis memadai dari GPU (Graphics Processing Unit) Mali-G57.
Sedangkan untuk konfigurasi penyimpanan internalnya berkapasitas 64 GB atau
128 GB. Sayangnya, ponsel tersebut masih menggunakan jenis eMMC 5.1, bukan
UFS. Alhasil, kecepatan transfer dan baca tulisnya bisa dikatakan lambat.
Jika masih kurang, pengguna masih dapat memperbesar memorinya karena ponsel
ini telah dibekali slot microSD.
Untungnya, pengguna tak perlu mengorbankan salah satu kartu SIM lantaran slot
microSD pada ponsel ini sifatnya dedicated slot. Oleh karena itu, pengguna
dapat memasukkan Dual SIM dan microSD secara bersamaan.
Merujuk pada data Nano Review, Unisoc T612 mampu mencetak
skor 246.068 poin pada AnTuTu v10. Sedangkan untuk GeekBench
6, skornya yaitu 422 poin untuk single-core
dan 1509 poin untuk multi-core. Kemudian untuk skor 3DMark
Wild Life Performance-nya mencapai di angka 424 poin.
4. Kamera 50 MP yang Cukup Baik
Sisi fotografi, Vivo Y19s hadir dengan konfigurasi dua buah di sisi
belakangnya. Komposisinya adalah kamera utama berkekuatan 50 MP pada bukaan
aperture f/1.8 yang menggunakan sensor Samsung ISOCELL JN1 1/1.95 inci 0.64um
piksel juga diperkuat oleh fitur phase-detection autofocus, AI, dan LED flash.
Lalu, terdapat kamera kedua berkekuatan QVGA yang berfungsi sebagai auxiliary
lens.
Di sisi depan, terdapat sebuah kamera selfie yang mengusung resolusi 5 MP yang
menggunakan sensor BSI CMOS pada bukaan aperture f/2.2 lengkap dengan fitur
Aura Screen Light untuk membantu pencahayaan ketika selfie di malam hari.
5. Stereo Speaker yang Powerful
Guna meningkatkan kenyamanan ketika menonton film, bermain game, hingga
mendengarkan musik. Vivo Y19s menyematkan dua speaker atau stereo sebagai
sumber suaranya. Tentu hasilnya sudah cukup lantang.
Bahkan, Vivo Y19s mampu meningkatkan volumenya hingga 300 persen. Peningkatan
volume ini memang sudah sering ditemui di ponsel Vivo, terutama untuk seri Y.
Suara yang dihasilkannya pun lebih nendang dan lantang.
Dengan begitu, fitur ini sangat cocok digunakan untuk menelepon di luar
ruangan yang berisik atau penuh dengan kendaraan.
Jika tidak diperlukan, maka fitur tersebut tidak perlu digunakan. Sebab, jika
volume dinaikkan melebihi 100 persen, detail dan kejernihannya akan berkurang.
6. Baterai Berkapasitas 5500 mAh
Sebagai ponsel entry-level, vivo Y19s punya ketahanan daya yang cukup baik.
Kapasitas yang disematkannya ini bahkan berada di angka 5500 mAh, 500 mAh
lebih tinggi dari kapasitas standar ponsel pada umumnya.
Vivo juga mengklaim bahwa smartphone ini bisa bertahan lama dalam berbagai
kondisi. Misalnya ketika digunakan untuk bermain PUBG Mobile, ia bisa bertahan
sekitar 8 jam. Waktu yang cukup lama untuk smartphone dengan
chipset
yang kurang bertenaga.
Bukan hanya itu, Vivo Y19s juga bisa bertahan selama 12 jam untuk scrolling
Facebook, 14 jam untuk Instagram, dan 19 jam untuk streaming YouTube.
Menariknya, Vivo menjamin kesehatan baterai Vivo Y19s tetap berada di atas 80
persen setelah 4 tahun penggunaan. Jaminan seperti ini tentu sangat cocok
untuk Anda yang mencari smartphone untuk penggunaan jangka panjang.
Sayangnya Vivo Y19s hanya mengandalkan fitur pengisian cepat 15W saja yang
tentu sangat membutuhkan waktu lama untuk mengisi daya 5500 mAh ini. Selain
itu, ada fitur reversed charging yang membuatnya bisa berperan sebagai power
bank untuk mengisi daya baterai perangkat lain.
Kekurangan Vivo Y19s
1. Fast Charging Hanya 15W
Walaupun Vivo Y19s ini dibekali baterai berkapasitas besar 5500 mAh. Namun,
ada kekurangan yang di sektor ini seperti hanya didukung oleh pengisian cepat
15W yang tergolong kalah saing dari kompetitornya. Dengan demikian, proses
pengisian daya dari kosong hingga penuh membutuhkan waktu yang sangat lama.
2. Kamera Ultrawide Absen
Kamera dari Vivo Y19s bisa dikatakan sudah cukup baik. Namun ada kekurangan
yang bisa menjadi deal-breaker bagi sebagian orang, terlebih pada pengguna
yang sering berpergian ke tempat alam.
Ya, ponsel kelas menengah besutan Vivo ini tak memiliki sensor ultrawide
sehingga Anda tak dapat memotret pada sudut keluasan yang tinggi. Padahal,
para pesaingnya dengan harga yang sama telah menghadirkan ultra-wide angle,
sebut saja Xiaomi Redmi 12 yang belum lama ini diluncurkan di pasar Indonesia.
3. Fitur NFC Absen
Kekurangan selanjutnya dari Vivo Y19s ini adalah absennya fitur NFC (Near
Field Communication) yang menjadi salah satu fitur paling dicari-cari oleh
kebanyakan orang. Dengan adanya fitur ini, beberapa aktivitas Anda akan bisa
dilakukan dengan jauh lebih mudah dan cepat.
Salah satu fitur NFC (Near Field Communication) yang sering digunakan adalah
melakukan transaksi digital. Selain itu, fitur ini juga bisa digunakan untuk
mengecek isi saldo kartu e-money, menghubungkan perangkat lain dengan mudah,
dan mengirim file dengan lebih cepat.
Sayangnya, Vivo Y17s tidak memiliki fitur ini. Padahal, para pesaingnya di
kelas yang sama telah mendukung fitur NFC (Near Field Communication).
4. Storage Masih eMMC
Vivo Y19s masih menggunakan tipe memori eMMC yang memiliki kecepatan transfer
yang lebih lambat dibandingkan UFS. Jenis memori ini membutuhkan waktu lebih
lama untuk melakukan ekstrak file atau memindahkan atau menyalin file dari
folder ke folder.
Sementara UFS sudah mendukung command queue (CQ) yang berfungsi untuk
menyortir dan mengoperasikan beberapa perintah sekaligus. Tak hanya itu, UFS
juga memiliki antarmuka full-duplex yang memungkinkannya melakukan baca dan
tulis secara bersamaan. Dengan demikian, waktu yang dibutuhkan UFS akan jadi
lebih singkat dibandingkan eMMC.
5. Sensor Gyroscope Absen
Smartphone Vivo Y19s juga memiliki kekurangan lain di sektor sensornya. Sebab,
smartphone tersebut tidak memiliki sensor gyroscope.
Padahal, sensor gyroscope ini memiliki fungsi untuk mendeteksi gerakan dan
sangat cocok untuk digunakan untuk bermain game, seperti PUBG Mobile misalnya.
Meski demikian, ini juga masih bisa ditoleransikan karena Vivo Y19s sudah
memiliki sensor sidik jari di samping bodi, compass, proximity, dan
accelerometer.
Spesifikasi Vivo Y19s
- Rilis di Indonesia : November 2024
- Warna : Diamond Black, Pearl Silver
- Dimensi : 165.8 x 76.1 x 8.1 mm
- Berat : 198 gram
-
Layar : IPS LCD dengan ukuran 6,68 inci beresolusi HD+ alias 720 x 1608,
kerapatan 264 ppi, refresh rate 90Hz -
Chipset : Unisoc Tiger T612 (12 nm), Octa-core (2×1.8 GHz Cortex-A75 &
6×1.8 GHz Cortex-A55) - Grafis : Mali-G57
- Sistem Operasi : Android 14, Funtouch 14
-
Memori : RAM 4 GB + ROM 64 GB / RAM 4 GB dan ROM 128 GB / RAM 6 GB dan ROM
128 GB, microSDXC (dedicated) -
Kamera Belakang : 50 MP, f/1.8, (wide), PDAF + 0.08 MP (auxiliary lens),
Ring-LED flash, HDR, 1080p@30fps - Kamera Depan : 5 MP, f/2.2, (wide), 1080p@30fps.
- Baterai : Li-Po 5000 mAh, non-removable, 15W wired
-
Konektivitas : Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Bluetooth 5.2, A2DP,
LE, GPS, GLONASS, GALILEO, BDS, QZSS Radio FM, port USB Type-C, dan USB
On-The-Go (OTG) - Sensor : Fingerprint (side-mounted), accelerometer, proximity, compass
Harga Vivo Y19s
Vivo Y19s merupakan smartphone murah yang dibekali durabilitas bodi tangguh
berkat sertifikasi standar militer MIL-STD-810H, SGS 5-Star Drop Resistance,
Shock-Absorting Corner Protection, hingga sertifikasi IP64. Bukan hanya itu,
ponsel ini juga bawakan desain stylish dengan performa yang masih bersaing
dari Unisoc T612 octa-core. Harga smartphone Vivo Y19s terbaru dari informasi
yang penulis himpun adalah Rp1.599.000 rupiah untuk varian 4/64 GB,
Rp1.799.000 rupiah untuk varian 4/128 GB, dan Rp1.999.000 rupiah untuk varian
6/128 GB.





