Pada April 2025, akhirnya POCO memboyong dua smartphone flagship killer-nya di
Indonesia melalui seri POCO F7 Series. Menariknya, kali ini diisi oleh POCO F7 Pro dan
POCO F7 Ultra. Berbeda dengan generasi sebelumnya yang diisi oleh POCO F6 dan POCO F6 Pro. Artinya, ada upaya untuk meningkatkan kelasnya
dibandingkan sebelumnya.
POCO F7 Ultra sendiri diposisikan untuk mengisi celah antara performa tanpa
kompromi dan harga yang masih bisa dijangkau oleh khalayak lebih luas, apalagi
ponsel ini hadirkan performa powerful dan peningkatan di sektor kameranya.
Masih dengan tradisinya, POCO F7 Ultra bakal menawarkan kemampuan performa
flagship. Hal ini tak lepas dari dukungan chipset Snapdragon 8 Elite octa-core
dipadukan dengan memori RAM 12 GB atau 16 GB dengan ROM 256 GB atau 512 GB
yang cukup luas di kelasnya.
POCO F7 Ultra juga bisa jadi incaran Anda yang ingin merasakan ponsel dengan
performa tinggi dengan harga relatif terjangkau. Tak hanya itu, tampilan
visual dari HP ini pun cukup imersif dengan dibekali layar AMOLED (Active
Matrix Organic Light Emitting Diode) beresolusi 2K dipadukan refresh rate
120Hz serta punya tingkat kecerahan hingga 3200 nits.
Kelebihan POCO F7 Ultra
1. Build Quality Cukup Bagus
Desain POCO F7 Ultra hadir memadukan material kaca dan logam untuk menciptakan
kesan kokoh sekaligus elegan. Bagian belakang ponsel ini mampu menampilkan
desain unik dengan two-tone finish, yang memperlihatkan sepertiga area atas
bertekstur glossy, sementara dua persegi bagian bawah menggunakan finishing
matte.
Smartphone ini hadir dalam dua opsi warna yaitu Yellow dengan aksen cincin
kamera emas, serta Black yang dilengkapi cincin kamera berwarna tembaga.
Hal menarik lain dari POCO F7 Ultra ini adalah material frame-nya terbuat dari
metal. Hal ini terlihat dari garis-garis antena yang ada di setiap sisinya.
Hal ini jelas membuatnya terlihat lebih premium. Apalagi POCO pintar dalam
membuat bagian atas dan kiri hanya polosan saja.
Perihal ketahanannya, smartphone ini dilengkapi sertifikasi IP68. Sertifikasi
ini lebih baik ketimbang POCO F6 Pro yang hanya dibekali IP54 saja. Dengan
IP68, POCO F7 Ultra sudah tahan dari air bahkan hingga kedalaman 2,5 meter
selama 30 menit.
2. Layar AMOLED 2K 120Hz
POCO F7 Ultra dipersenjatai layar punch hole berukuran 6,67 inci dengan panel
CrystalRes Flow AMOLED (Active Matrix Organic Light Emitting Diode) yang
mengusung resolusi 2K alias 1440 x 3200 piksel yang menawarkan kerapatan
mencapai 526 ppi (pixel per inch) yang mampu menampilkan 68 miliar warna
TrueColor dengan kecerahan mencapai di angka 3200 nits (peak).
Layar tersebut juga tampak sangat mulus dengan refresh rate 120Hz. Namun
karena tidak menggunakan panel LTPO, maka layar tidak dapat menurunkan lajunya
menjadi 1 Hz untuk menghemat daya. Sebagai gantinya, pengguna ditawarkan tiga
opsi refresh rate yaitu 60Hz, 120Hz, dan Auto.
Layar pada POCO F7 Ultra pun juga telah mengantongi sertifikasi Widevine L1,
sehingga mampu memutar video dari bioskop online seperti Netflix pada resolusi
1080p. Kemudian, layarnya pun sudah dilapisi kaca proteksi dari Corning
Gorilla Glass 7i.
Hal menarik dari layarnya ini adalah POCO tidak hanya fokus ke kualitas, tapi
juga ke kenyamanannya. Di dalamnya terdapat fitur peredupan DC Dimming dan
sensor suhu warna sekitar untuk membuat mata nyaman saat menatap layar. Selain
itu, ada sertifikasi TUV Rheinland cahaya biru rendah dan bebas kedip untuk
membuat mata tetap sehat dan aman meski menatap layar lama.
3. Sektor Fotografi Sangat Andal
Beralih ke sektor fotografi, smartphone POCO F7 Ultra ini hadir dengan tiga
buah kamera di sisi belakangnya. Komposisinya adalah kamera utama berkekuatan
50 MP yang menggunakan sensor OmniVision OVX800 dengan focal length 24 mm
berukuran 1/5.55 inci 1.0um piksel pada bukaan aperture f/1.6 serta diperkuat
fitur multi-directional phase-detection autofocus, dan OIS (Optical Image
Stabilization).
Kemudian terdapat kamera ultrawide berkekuatan 32 MP dengan sensor Samsung
ISOCELL KD1 S5KKD1 dengan focal length 15mm berukuran 1/3.42 inci 0.64um
piksel pada bukaan aperture f/2.2 dengan FoV 119 derajat.
Terakhir ada kamera ketiga berkekuatan 50 MP yang menggunakan sensor Samsung
ISOCELL JN5 berukuran 1/2.76 inci 0.64um piksel dipadukan lensa telephoto 60mm
pada bukaan aperture f/2.0 serta diperkuat fitur multi-directional
phase-detection autofocus, dan OIS (Optical Image Stabilization).
Menilik pada bagian depan, POCO F7 Ultra mengandalkan kamera selfie
berkekuatan 32 MP dengan sensor Samsung ISOCELL KD1 berukuran 1/3.42 inci
0.64um piksel dengan focal length 24mm pada bukaan aperture f/2.0.
Untuk perekaman video, kamera belakang dari smartphone ini mampu menghasilkan
video hingga resolusi 8K pada 24fps, serta pilihan 4K hingga 60fps dengan
dukungan Gyro-EIS dan HDR10+ pada kamera utama. Sedangkan kamera selfie hanya
sanggup merekam di resolusi 1080p@60fps saja.
4. Chipset Kelas Atas dari Snapdragon 8 Elite
Kinerja dari POCO F7 Ultra tentu sudah sangat powerful dengan mengandalkan SoC
(System on Chip) Qualcomm Snapdragon 8 Elite berfabrikasi 3 nanometer TSMC yang mengusung prosesor octa-core yang
terdiri dari dual-core Oryon Phoenix L berkecepatan 4,32 GHz dan hexa-core
Oryon Phoenix M berkecepatan 3,53 GHz. Untuk pengolah grafisnya, chip ini
mengandalkan GPU Adreno 830.
Selain itu, chipset ini pun telah menggunakan ISP AI baru yang terintegrasi
dengan NPU Qualcomm Hexagon. Ini mampu meningkatkan penggunaan AI, pemrosesan
lebih cepat dan efisien, hingga menghadirkan kemungkinan tak terbatas dan
selalu meningkat secara real-time.
Merujuk pada pengujian yang dilakukan GSM Arena, POCO F7 Ultra mampu mencetak
skor AnTuTu v10 di angka 2.580.520 poin. Sementara di GeekBench 6, skor
single-core mencapai 2.858 poin dan multi-core 8.690 poin. Untuk
grafis, 3DMark Wild Life Extreme mencatat skor 6.204 poin.
5. Gunakan HyperOS 2 dengan Xiaomi HyperAI
Sejak awal peluncurannya, POCO F7 Ultra ini langsung menggunakan Android 15
dengan antarmuka HyperOS 2. Sebagai ponsel yang diluncurkan di tahun 2025,
tentu POCO F7 Ultra menawarkan penggunaan fitur AI yaitu Xiaomi HyperAI.
Setidaknya ada tiga fitur berbasis AI utama yang ditawarkan oleh Xiaomi
HyperAI.
Misalnya fitur AI untuk meningkatkan atau mengefisiensi waktu pengerjaan tugas
harian. HyperAI menawarkan fitur bernama AI Writing untuk membantu dalam
penulisan, brainstorming, hingga spell checking.
Selain itu, ada AI Speech Recognition yang dapat membedakan suara saat
melakukan transkrip, AI Interpreter, dan AI Search yang bisa mengerti bahasa
sehari-hari.
Kedua adalah fitur AI yang bekerja sama dengan Google Gemini. Fitur ini
rasanya mudah ditemukan di HP tahun 2025 di berbagai kelas. Adapun fiturnya
yaitu Gemini Overlay, Gemini Live, Image Generation, hingga Gemini Connected
Apps. Seperti asisten pribadi, Anda bisa bertanya atau berdiskusi apapun
dengan Gemini.
Kemudian ada fitur Circle to Search with Google. Anda dapat mencari berbagai
informasi yang ada di layar dengan mudah, sesimpel melingkari atau menandai
teks yang dimaksud.
Lalu yang terakhir ada fitur AI untuk membantu meningkatkan kreativitas. Fitur
AI kali ini berkaitan dengan gambar atau foto agar terlihat lebih sempurna.
Misalnya AI Erase Pro, AI Image Enhancement, hingga AI Image Expansion.
6. Baterai Si/C 5300 mAh + 120W HyperCharge
Smartphone POCO F7 Ultra ditopang dengan baterai berkapasitas 5300 mAh
berjenis Silicon Carbide (Si/C). Material Silicon Carbide ini punya kepadatan
yang tinggi dibandingkan Lithium-ion. Sehingga kapasitas yang bisa
ditampungnya lebih besar dengan ukuran yang lebih kecil.
Tak hanya itu, baterai jenis ini juga memiliki tingkat efisiensi daya yang
lebih baik dibandingkan Lithium-ion, dengan kecepatan pengisian daya yang
tidak terlalu ekstrem.
Selain kapasitas baterai yang cukup besar, POCO F7 Ultra juga dilengkapi
dengan fitur pengisian cepat 120W HyperCharge dan pengisian nirkabel 50W.
Teknologi pengisian cepat ini memungkinkan mengisi daya dari kosong hingga
penuh hanya dalam waktu 30-34 menit. Fitur pengisian nirkabel juga menambah
kenyamanan pengguna. POCO menyertakan chipset manajemen baterai Surge P3 dan
Surge P1 yang bekerja untuk meningkatkan efisiensi pengisian daya, menajaga
kesehatan baterai, dan memperpanjang masa pakainya.
7. Dukungan Stereo Speaker dengan Dolby Atmos
POCO F7 Ultra menghadirkan dual stereo speaker yang diletakkan di atas dan
bawah bodi. Hal ini dilakukan guna meningkatkan pengalaman audio pada saat
mendengarkan lagu, menonton film, atau sekadar menikmati konten YouTube.
Dengan stereo speaker, suara yang dihasilkan pun dapat lebih keras dan
seimbang karena suara keluar dari dua sumber yang berbeda.
Produsen juga telah membekali ponsel ini dengan teknologi Dolby Atmos sehingga
bisa meningkatkan kualitas suara ketika bermain game.
Peningkatan kualitas suara speakernya juga didapat dari algoritma baru yang
disebut AI Super Cinema. Algoritma tersebut dikatakan mampu menciptakan suara
yang lebih hidup dan nyata.
8. Konektivitas dan Sensor Lengkap
POCO F7 Ultra sendiri sudah memiliki fitur lain yang cukup menarik yaitu soal
kelengkapan sensornya. Benar saja, sang ponsel telah dibekali sensor
fingerprint atau sidik jari yang disimpan di dalam layar dengan dukungan
teknologi ultrasonic. Hal ini tentu membuat penggunanya lebih mudah dan cepat
pada saat ingin membuka ponsel dengan sidik jari.
Smartphone kelas menengah ini pun juga dibekali oleh beberapa sensor yang
memiliki fungsi cukup penting. Misalnya sensor gyroscope untuk menentukan arah
dengan hanya menggerakkan ponsel. Selain itu, sensor gyroscope tersebut juga
seringkali digunakan untuk bermain game seperti PUBG Mobile, Call Of Duty
Mobile, dan lain sebagainya.
Bukan hanya itu saja, terdapat sensor lain yang juga dimiliki oleh POCO F7
Ultra ini adalah accelerometer, proximity, dan compass.
Untuk konektivitasnya, ponsel ini sudah menyematkan fitur NFC (Near Field
Communication) di dalamnya. NFC juga menjadi fitur yang semakin sering
digunakan. Misalnya untuk melakukan transaksi digital, mengecek dan mengisi
saldo e-money, atau mengubahnya menjadi kartu akses.
Kekurangan POCO F7 Ultra
1. Tidak Mendukung eSIM dan Isu Bloatware
Hal yang menjadi catatan dari POCO F7 Ultra ini adalah tidak mendukung eSIM.
Padahal sudah mulai ada ponsel yang mendekati harga flagship sudah mendukung
eSIM. Malah ada ponsel dengan rentang harga Rp4 jutaan yang sudah mendukung
eSIM.
Selain itu, isu bloatware juga terdapat pada ponsel ini. Untungnya, sebagian
besar dari bloatware tersebut masih bisa di-uninstall. Dengan demikian, itu
juga akan membuat ruang penyimpanan internal menjadi lebih lega.
Selain bloatware, POCO F7 Ultra juga tampaknya memiliki iklan. Namun, Anda
masih bisa menghilangkan iklannya.
Spesifikasi POCO F7 Ultra
- Rilis di Indonesia : April 2025
- Warna : Black, Yellow
- Dimensi : 160.26 x 74.95 x 8.12 mm
- Berat : 212 gram
-
Layar : CrystalRes Flow AMOLED berukuran 6.67 inci beresolusi 2K atau 1440 x
3200 piksel, kerapatan 526 ppi, refresh rate 120Hz, 89.3% screen-to-body
ratio, 3200 nits (peak), 68 miliar warna, HDR10+, Dolby Vision -
Chipset : Qualcomm SM8750-AB Snapdragon 8 Elite (3 nm), Octa-core
(2×4.32 GHz Oryon V2 Phoenix L + 6×3.53 GHz Oryon V2 Phoenix M) - Grafis : Adreno 830
- Sistem Operasi : Android 15, HyperOS 2
- Memori : 12/256GB, 16/512 GB
-
Kamera Belakang : 50 MP, f/1.6, 24mm (wide), 1/1.55″, 1.0µm,
multi-directional PDAF, OIS + 50 MP, f/2.0, 60mm (telephoto), 1/2.76″,
0.64µm, multi-directional PDAF (10cm – ∞), OIS, 2.5x optical zoom + 32 MP,
f/2.2, 15mm, 120Ëš (ultrawide), 1/3.42″, 0.64µm, Color spectrum sensor,
LED flash, HDR, panorama, Video: 8K@24fps, 4K@24/30/60fps,
1080p@30/60/120/240/960fps, 720p@1920fps, gyro-EIS - Kamera Depan : 32 MP, f/2.0, 24mm, (wide), 1/3.42″, 0.64µm, HDR, 1080p@60fps
- Audio : Stereo speaker
- Baterai : Si/C 5300 mAh, non-removable, 120W HyperCharge, 50W wireless
-
Konektivitas : Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/6e/7, dual-band, Wi-Fi Direct, 5.4,
A2DP, LE, aptX HD, aptX Adaptive, aptX Lossless, LHDC 5, GPS (L1+L5),
GLONASS (G1), BDS (B1I+B1c+B2a), GALILEO (E1+E5a), QZSS (L1+L5), NavIC (L5),
NFC, USB Type-C 2.0, dan USB OTG -
Sensor : Fingerprint (under display, ultrasonic), accelerometer, proximity,
gyro, compass
Harga POCO F7 Ultra
POCO F7 Ultra merupakan salah satu smartphone flagship killer dengan kinerja
buas dari Qualcomm Snapdragon 8 Elite serta memiliki kemampuan fotografi yang
andal berkat adanya kamera telephoto berkekuatan 50 MP. Harga smartphone POCO
F7 Ultra sejak awal peluncurannya di Indonesia adalah Rp9.599.000 rupiah untuk
varian RAM 12 GB dan ROM 256 GB. Sedangkan varian RAM 16 GB dan ROM 512 GB
dibanderol dengan harga Rp10.599.000 rupiah.





