Kapasitas baterai 6000 mAh itu belakangan ini sudah biasa, apalagi 5000 mAh
yang sangat standar di dunia smartphone. Kapasitas baterai 7300 mAh, itu baru
luar biasa. Ya, itu adalah angka untuk kapasitas baterai yang dibawa oleh iQOO
Z10. Tidak heran jika iQOO Z10 mendapatkan julukan “The King Battery” dengan
kapasitas paling besar yang dibuat oleh iQOO.
Bukan cuma dibekali baterai paling besar, iQOO Z10 juga punya performa ganas
di kelas harganya dengan mengandalkan chipset Qualcomm Snapdragon 7s Gen 3
octa-core dipadukan memori RAM 8 GB atau 12 GB yang andal untuk aktivitas
berat hingga multitasking.
Desain juga menjadi keunggulan dari iQOO Z10 lantaran mengambil inspirasi dari
smartphone
Vivo kelas flagship
yaitu Vivo X200 Series. Bahkan, durabilitas dari perangkat ini sangat baik
berkat kantongi sertifikasi standar militer MIL-STD-810H dan IP65.
Penasaran seperti apa kemampuannya? Simak beberapa kelebihan dan kekurangan
iQOO Z10 melalui artikel di bawah ini.
Kelebihan iQOO Z10
1. Desain Trendi Kelas Flagship, Durabilitas Jempolan
iQOO Z10 punya tampilan desain yang cukup trendi ala-ala flagship. Bagian
modul kameranya berbentuk lingkaran besar. Tampaknya, ponsel ini mengambil
inspirasi langsung dari HP Vivo kelas flagship yaitu Vivo X200 Series. Bedanya
tidak semua lingkaran di dalamnya berisikan kamera, hanya dua kamera saja yang
berfungsi, sisanya hanya estetika.
Satu hal menarik lain dari iQOO Z10 adalah penggunaan quad curved pada bagian
bodinya. Hal ini membuat pengalaman menggenggam jadi lebih nyaman. Untuk
material bodinya sendiri masih menggunakan plastik dengan finishing halus yang
tidak mudah meninggalkan bekas noda sidik jari.
Adapun dua pilihan warna yang tersedia yaitu Quantum Silver dan Nitro Black.
Untuk ketebalan bodinya hanya 7,9 gram dengan bobot 199 gram, lebih ringan
meski membawa baterai kapasitas besar.
Tak hanya itu, iQOO Z10 juga punya durabilitas yang tangguh. Ini karena
hadirnya sertifikasi IP65 yang membuatnya kedap debu dan percikan air.
Perangkat bahkan sanggup berada di bawah hujan selama 12 jam, tapi belum bisa
dicemplungkan ke dalam air.
Sedangkan untuk ketahanannya, terdapat sertifikasi standar militer
MIL-STD-810H. Bisa dibilang, standar teknologi MIL-STD-810H merupakan
penilaian terhadap sebuah produk yang telah lolos pengujian di lingkungan
operasi, pekerjaan dan medan yang tangguh. Standarisasi ini sendiri
dikeluarkan oleh salah satu devisi tentara Amerika Serikat yang bertujuan
untuk membantu memastikan bahwa sebuah perangkat tahan banting digunakan di
medan tangguh.
Kemampuannya juga tak lepas dari lapisan tambahan dari Shield Glass dan
struktur bantalan yang mampu meredam guncangan keras.
2. Baterai Super Besar 7300 mAh + FlashCharge 90W
Tak tanggung-tanggung, iQOO Z10 ditopang dengan baterai berkapasitas 7300 mAh.
Ini adalah kapasitas paling besar yang pernah dibuat iQOO. Bahkan, ponsel ini
sampai mendapatkan rekor MURI sebagai perangkat dengan kapasitas baterai
terbesar di dunia. Julukan “The Battery King” tampaknya bukan isapan jempolan
semata.
Meski gendong baterai super besar, hal ini tidak membuatnya punya bodi yang
tebal dan berat. Pasalnya baterainya ini menggunakan teknologi Anoda Silikon
BlueVolt generasi ke-3. Baterai bisa jadi lebih padat tanpa mengurangi
kapasitas, menjaga suhu tetap rendah, dan efisiensi daya yang tinggi.
Dengan kapasitas besar tersebut, ketahanan dayanya juga sangat powerful. iQOO
Z10 diklaim mampu bertahan hingga 35,5 jam untuk pemutaran video, 24,9 jam
untuk streaming, 15 jam untuk bermain game secara intens, dan 8 jam untuk
perekaman video secara intens.
Selain itu, ini juga didukung oleh pengisian cepat 90W FlashCharge. Menurut
klaimnya, perangkat bisa mengisi daya hingga 50 persen dalam waktu 33 menit
kurang lebih.
Kemudian ada fitur lain berupa reverse charging, untuk mengisi daya perangkat
lain. Serta ByPass Charging, ketika fitur ini aktif, daya yang berasal dari
charger langsung dialirkan ke mainboard tanpa melewati baterai.
3. Performa Gesit dengan Qualcomm Snapdragon 7s Gen 3
Performa yang ditawarkan oleh iQOO Z10 juga cukup gesit dengan mengandalkan
SoC (System on Chip) Qualcomm Snapdragon 7s Gen 3 berfabrikasi 4 nanometer
yang mengusung prosesor octa-core yang terdiri dari single-core ARM
Cortex-A720 2,5 GHz, triple-core ARM Cortex-A720 2,4 GHz, dan quad-core ARM
Cortex-A520 1,8 GHz, serta diperkuat pengolah grafis memadai dari Adreno 810.
Snapdragon 7s Gen 3 ini pun telah kompatibel dengan memori RAM jenis LPPDR5
serta penyimpanan internal UFS 2.2 atau 3.1. Adapun iQOO Z10 menawarkan RAM 8
GB atau 12 GB dengan penyimpanan internal berkapasitas 128 GB, 256 GB, hingga
512 GB.
Menurut klaimnya, iQOO Z10 dengan chipset Qualcomm Snapdragon 7s Gen 3 mampu
mendapatkan skor AnTuTu v10 hingga 820 ribuan.
4. Layar AMOLED 120Hz yang Mulus dan Cerah
Smartphone kelas menengah iQOO Z10 5G dipersenjatai layar sentuh punch hole
pada aspek rasio 20:9 berukuran 6,77 inci dengan panel Super AMOLED (Active
Matrix Organic Light Emitting Diode) yang mengusung resolusi Full HD+ alias
1080 x 2392 piksel yang menawarkan kerapatan mencapai di angka 388 ppi (pixel
per inch) yang cemerlang.
Layar iQOO Z10 juga diklaim punya color gamut P3 dengan dukungan HDR saat
streaming di Netflix dan Amazon Prime. Hal ini tentu jadi kabar baik buat Anda
yang suka nonton film. Kecerahan layar dari sang ponsel pun cukup tinggi yaitu
5000 nits. Aktivitas di luar ruangan tentu jadi lebih mudah lantaran layar
tetap terlihat dengan jelas meski cuaca sedang terik.
Untuk kenyamanannya, layar dari iQOO Z10 ini mendukung refresh rate 120Hz yang
bersifat adaptive. Artinya, angkanya bisa berubah-ubah secara otomatis sesuai
apa yang dilakukan pada layar. Ini tentu bakal membantu dalam mengefisiensi
penggunaan baterai setiap harinya.
Adapun juga sertifikasi SGS untuk melindungi mata dengan menyesuaikan
kecerahan sesuai skenario, salah satunya adalah ketika main game. Selain itu,
sertifikasi ini juga meliputi peredupan PWM hingga 3840Hz dan meminimalisir
paparan cahaya biru yang berbahaya bagi mata.
5. Kamera Utama Berkekuatan 50 MP dengan Sensor Sony IMX882
Beralih ke sektor kamera, smartphone iQOO Z10 5G hadir dengan dua buah kamera
belakang dengan kamera utama berkekuatan 50 MP dengan lima elemen lensa 26 mm
pada bukaan aperture f/1.8 yang menggunakan sensor Sony IMX882 berukuran
1/1.95 inci 0.8um piksel yang diperkuat fitur phase-detection autofocus, AI,
dan LED flash.
Kemudian terdapat kamera kedua berkekuatan 2 MP pada bukaan aperture f/2.4
yang berfungsi sebagai depth sensor.
Menilik pada bagian depan, iQOO Z10 mengandalkan kamera selfie berkekuatan 32
MP pada bukaan aperture f/2.0. Perihal perekaman video, kamera belakang mampu
merekam di resolusi 4K@30fps. Sedangkan kamera depan hanya mampu merekam di
resolusi 1080p@30fps saja.
6. Punya Fitur AI dan Jaminan Upgrade OS Hingga 2X
Sejak awal peluncurannya, smartphone iQOO Z10 hadir dengan sistem operasi
Android 15 dengan antarmuka FunTouch 15.
Untuk penggunaan yang lebih panjang, iQOO memberikan jaminan upgrade OS hingga
2 kali. Artinya, ponsel ini bisa mencicipi Android 17 di masa mendatang, serta
security patch tiga tahun lebih lama dari major upgrade.
Sebagai perangkat yang rilis di tahun 2025, tentu iQOO Z10 menawarkan beberapa
fitur AI yang menarik. Mulai dari Circle to Search dan AI Creation pada
aplikasi Note seperti summarize, smart layout, hingga translate. Ada juga
fitur AI Eraser hingga AI Enhanced untuk menyempurnakan foto.
7. Didukung Fitur Gaming yang Menarik
Untuk mendukung pengalaman gaming, iQOO juga menyematkan fitur Mode Game
Ultra. Mode ini bakal membantu mengoptimalkan performa yang dihasilkan.
Klaimnya juga menyebutkan bahwa beberapa game MOBA seperti Honor of Kings atau
Mobile Legends bisa dimainkan stabil hingga 120 FPS.
Sedangkan untuk jenis game lain, ada dukungan sensor gyro hardware yang cukup
responsif. Sensor ini umumnya digunakan untuk game seperti PUBG Mobile atau
COD Mobile yang membantu mengarahkan PoV agar lebih mudah.
Terakhir adalah keberadaan haptic feedback yang bagus. iQOO Z10 menggunakan
getaran game 4D. Hal ini membuat pengalaman bermain jadi lebih menyenangkan.
Kekurangan iQOO Z10
1. Masih Mengandalkan Mono Speaker
Satu hal yang jadi catatan penting dari iQOO Z10 adalah masih mengandalkan
mono speaker saja. Smartphone ini hanya punya satu lubang atau satu sumber
suara, jadi tidak terdengar stereo.
Meski begitu, kelantangan suaranya bisa dikatakan masih cukup baik. iQOO Z10
pun mengklaim bahwa volumenya itu bisa ditingkatkan hingga 400 persen.
2. Kamera Ultrawide Turut Absen
Satu hal yang cukup disayangkan pada iQOO Z10 ini adalah absennya kamera
ultrawide. Di kelas harganya, semestinya kamera ultrawide harus tersedia.
Perlu diketahui, kamera ultrawide ini memiliki fungsi untuk mengambil foto
dengan sudut keluasan lebih tinggi, sehingga bisa memuat banyak subjek dalam
satu frame.
3. Tidak Ada Jack Audio
Cukup disayangkan iQOO Z10 tidak dibekali dengan 3,5 mm jack audio yang bisa
dimanfaatkan ketika ingin mendengarkan lagi ataupun film menggunakan earphone.
Akan tetapi, hal tersebut tidak menjadi masalah dikarenakan pengguna bisa
beralih menggunakan earphone TWS ataupun earphone yang menggunakan colokkan
USB Type-C.
Spesifikasi iQOO Z10
| Tahun Rilis | 2025 |
| Layar | AMOLED 6,77 Inch |
| Chipset | Snapdragon 7s Gen 3 (4 nm) |
| RAM | 8 GB, 12 GB |
| Storage | 128 GB, 256 GB, 512 GB |
| Kamera Belakang | 50 MP + 2 MP |
| Kamera Depan | 32 MP MP |
| Baterai | 7300 mAh + 90W + Reverse wired |
Harga iQOO Z10
iQOO Z10 adalah salah satu smartphone gaming terbaru yang cukup menarik
perhatian lantaran membawa kapasitas baterai super besar di dunia yaitu 7300
mAh. Performa dari ponsel ini pun cukup menarik berkat sokongan Snapdragon 7s
Gen 3 octa-core, serta dipersenjatai layar AMOLED dengan refresh rate 120Hz
yang mulus.
Harga smartphone iQOO Z10 terbaru di Indonesia adalah Rp3.199.000 rupiah untuk
varian RAM 8 GB dan ROM 128 GB, Rp3.499.000 rupiah untuk varian RAM 8 GB dan
ROM 256 GB, Rp3.799.000 rupiah untuk varian RAM 12 GB dan ROM 256 GB, serta
Rp4.199.000 rupiah untuk varian RAM 12 GB dan ROM 512 GB.
Beli di Marketplace:









