Setelah sukses merilis smartphone premium mereka melalui seri Xiaomi 13T, kini
Xiaomi Indonesia beralih ke pasar entry-level dengan menghadirkan Xiaomi Redmi 13C yang merupakan suksestor dari Xiaomi Redmi 12C yang diluncurkan pada 9
Maret 2023 lalu. Ia juga masih menghadirkan konfigurasi tiga buah kamera di
sisi belakangnya dengan kamera utama berkekuatan 50 MP. Menariknya, Xiaomi
Redmi 13C sudah mengalami peningkatan dari seri sebelumnya, yaitu mengusung
layar HD+ dengan refresh rate 90Hz yang lebih imersif. Kemudian, sang ponsel
hadir dengan baterai berkapasitas 5000 mAh serta dilengkapi fitur pengisian
cepat 18W, yang mana sebelumnya “Xiaomi Redmi 12C” hanya andalkan pengisian standar 10W.
Sektor performa, smartphone entry-level Xiaomi Redmi 13C masih terbilang cukup
kompeten di kelas harganya dengan sokongan SoC (System on Chip) MediaTek Helio
G85 octa-core dipadukan memori RAM sebesar 6 GB atau 8 GB yang luas di
kelasnya. Adapun keunggulan utama yang ditawarkan pada seri kali ini adalah
sudah bawakan fitur NFC (Near Field Communication) serta sensor sidik jari di
samping bodi yang terintegrasi dengan tombol power sehingga terlihat lebih
modern.
Lalu sebagus apa sih ponsel entry-level besutan Xiaomi Indonesia ini?
Pertanyaan singkat tersebut akan penulis jabarkan dalam artikel kelebihan dan
kekurangan Xiaomi Redmi 13C beserta spesifikasi dan harganya yang wajib untuk
diketahui.
Kelebihan Xiaomi Redmi 13C
1. Desain Lebih Kekinian
Salah satu hal menarik dari Xiaomi Redmi 13C ada pada sektor desainnya.
Dibandingkan pendahulunya seperti Xiaomi Redmi 12C atau Xiaomi Redmi 10C, Xiaomi Redmi 13C bisa dibilang memiliki desain yang lebih modern. Terutama
pada bagian housing kameranya.
Jika dilihat secara seksama, housing kamera ponsel ini mirip dengan seri
Xiaomi Redmi Note 13. Terdapat garis tipis yang memisahkan tiap bagian
kameranya. Bedanya, housing kamera Xiaomi Redmi 13C tidak menonjol dan hanya
memiliki dua lingkaran kamera saja di dalamnya.
Beralih ke bagian belakang, bodinya dikemas secara rata dengan ketebalan yang
cukup tipis yaitu 8,1 mm saja. Meski demikian, bagian frame-nya dibuat sedikit
melengkung. Hal ini agar membuat pengguna nyaman dalam menggenggam.
Di sisi depan, Xiaomi Redmi 13C masih memiliki desain yang tak jauh berbeda
dari pendahulunya. Ukuran bezel yang dimilikinya tidak bisa dibilang tipis,
apalagi bagian dagunya cukup tebal dari yang lain. Untuk bagian notch-nya
masih menggunakan desain waterdrop notch khas entry-level.
Smartphone entry-level Xiaomi Redmi 13C pun hadir dengan varian warna lebih
banyak, yakni Clover Green, Glacier White, Navy Blue, hingga Midnight Black.
2. Layar dengan Refresh Rate 90Hz
Tak hanya mengalami perubahan pada sektor desain, Xiaomi Redmi 13C juga sudah
mengalami peningkatan di sektor layar. Xiaomi Redmi 13C hadir dengan layar IPS
(In-Plane Switching) LCD yang mengusung resolusi HD+ atau 720 x 1600 piksel
yang menawarkan kerapatan mencapai 260 ppi (pixel per inch) dengan kecerahan
mencapai 450 nits yang cemerlang.
Hal menarik yang jadi peningkatan dari sektor layar ini ada pada refresh
rate-nya. Pendahulunya yaitu Xiaomi Redmi 12C hanya mengusung refresh rate
60Hz saja. Kini, pada Xiaomi Redmi 13C sudah dibekali refresh rate 90Hz yang
membuatnya memiliki pergerakan yang sedikit lebih mulus dan nyaman digunakan.
Layar tersebut pun sudah terlindungi oleh Corning Gorilla Glass yang cukup
tangguh. Hal ini membuatnya lebih awet dan tahan terhadap goresan atau
retakan.
3. Kinerja Kompeten di Kelasnya
Performa yang ditawarkan oleh Xiaomi Redmi 13C ini juga terbilang memadai di
kelasnya berkat dukungan SoC (System on Chip) MediaTek Helio G85 yang
mengusung prosesor octa-core yang terdiri dari dual-core ARM Cortex-A75 yang
berlari dengan kecepatan 2 GHz dan hexa-core ARM Cortex-A55 yang berlari
dengan kecepatan 1.8 GHz, serta diperkuat grafis mumpuni dari GPU (Graphics
Processing Unit) berupa Mali-G52 2EEMC2.
MediaTek Helio G85 ini pun dipadukan dengan RAM 6 GB / 8 GB LPDDR4X dengan
frekuensi 1800MHz yang masih dapat diperluas berkat adanya fitur RAM Virtual,
dan penyimpanan internal berkapasitas 128 GB eMMC 5.1. Jika masih kurang,
pengguna masih dapat memperbesar memorinya karena ponsel ini telah dibekali
slot microSD. Untungnya, pengguna tak perlu mengorbankan salah satu kartu SIM
lantaran slot microSD pada ponsel ini sifatnya dedicated slot. Oleh karena
itu, pengguna dapat memasukkan Dual SIM dan microSD secara bersamaan.
Chipset tersebut diklaim mampu dalam menghasilkan visual grafis yang cukup
baik dan lancar saat bermain game. Ini terlihat dari skor AnTuTu v10-nya yang
mencapai di angka 263.579 menurut data Nanoreview.
4. Andalkan Triple Camera 50 MP
Beralih ke bagian kamera, smartphone Xiaomi Redmi 13C ini hadirnya tiga buah
kamera di sisi belakangnya dengan kamera utama berkekuatan 50 MP pada bukaan
aperture f/1.8 yang menggunakan sensor Samsung ISOCELL JN1 berukuran 1/2.76
inci 0.64um piksel yang diperkuat fitur phase-detection autofocus (PDAF), AI,
dan LED flash.
Lalu, terdapat kamera kedua berkekuatan 2 MP pada bukaan aperture f/2.4 yang
berfungsi sebagai dedicated macro. Terakhir, terdapat kamera ketiga
berkekuatan 0,08 MP pada bukaan aperture f/2.4 yang berfungsi sebagai kamera
depth sensor.
Menilik pada bagian depan, terdapat sebuah kamera selfie beresolusi 8 MP
dengan sensor BSI CMOS berukuran 1/4 inci 1.12um piksel pada bukaan aperture
f/2.0 fixed-focus serta diperkuat fitur AI Camera untuk foto selfie.
5. Side-Mounted Fingerprint
Bukan hanya mengunggulkan sektor kamera, Xiaomi juga condong memerhatikan
unsur desain. Oleh sebab itu, Xiaomi Redmi 13C hadir dengan bodi belakang yang
bersih dan rapi tanpa menampilkan sensor sidik jari di sisi belakangnya.
Alih-alih di belakang, sensor sidik jari pada ponsel ini sudah diletakkan di
bagian samping yang terintegrasi dengan tombol power. Selain membuat bodi
terlihat lebih clean di bagian belakang, pengalaman buka kunci juga kian mudah
dan natural.
6. Baterai Besar 5000 mAh, Ada Fast Charging
Xiaomi adalah salah satu brand yang senantiasa memberikan pengalaman baterai
tahan lama setiap lini produknya, tidak terkecuali Xiaomi Redmi 13C ini.
Sebab, ponsel entry-level in juga didukung oleh baterai berkapasitas 5000 mAh
yang bisa bertahan hingga seharian penuh dalam penggunaan normal.
Bahkan, Xiaomi mengklaim bahwa smartphone entry-level ini mampu bertahan
hingga 31 jam pada durasi panggilan telepon, 114 jam untuk pemutaran musik, 25
jam untuk browsing, hingga 23 hari lamanya untuk mode siaga. Tak hanya itu,
baterai tersebut juga dijejalkan fitur pengisian cepat 18W.
7. Mendapatkan Garansi Panjang dan Jaminan Update OS
Bagi siapapun yang membeli smartphone Xiaomi Redmi 13C, akan mendapatkan
jaminan garansi sampai 15 bulan. Ini menarik karena cukup jarang smartphone Rp
1 jutaan, dapat garansi lebih dari satu tahun.
Tak hanya itu, Xiaomi Redmi 13C juga rupanya dapat jaminan update OS. Xiaomi
Indonesia menjanjikan jika ponsel ini dapat OS sampai 2 tahun atau 2 kali.
Sejak awal peluncurannya, Xiaomi Redmi 13C menggunakan sistem operasi Android
13. Itu artinya, Xiaomi Redmi 13C dapat pembaruan hingga Android 15.
8. Dukungan Fitur NFC
Fitur NFC (Near Field Communication) memang bukan lagi digunakan oleh ponsel
di kelas flagship. Namun, fitur NFC (Near Field Communication) ini sudah
digunakan oleh digunakan oleh smartphone di kelas entry-level sampai dengan
mid-range, tidak terkecuali Xiaomi Redmi 13C ini.
Dengan dukungan fitur NFC (Near Field Communication), tentunya pengguna dapat
mengisi saldo eMoney dengan cara membuka aplikasi dan menempelkan kartu ke
bagian belakang bodi Xiaomi Redmi 13C. Ini juga tentu akan memudahkan
pengendara roda dua hingga roda empat saat hendak melalui tol maupun parkir.
Kekurangan Xiaomi Redmi 13C
1. Tidak Didukung Wi-Fi Direct
Meski memiliki banyak keunggulan, smartphone Xiaomi Redmi 13C tentu tak luput
dari kekurangan. Kekurangan dari smartphone entry-level ini adalah tidak
didukung Wi-Fi Direct. Padahal, fitur ini sudah ada pada pendahulunya seperti
Xiaomi Redmi 12C dan Xiaomi Redmi 10C.
Sebagai informasi, Wi-Fi direct ini sederhananya bisa membuat ponsel terhubung
ke perangkat lain secara langsung. Dengan begitu, Anda tidak memerlukan
perangkat tambahan sebagai perantara seperti router yang mengeluarkan jaringan
Wi-Fi sebagai akses poinnya.
Spesifikasi Xiaomi Redmi 13C
- Warna : Midnight Black, Navy Blue, Glacier White, Clover Green.
- Dimensi : 168 x 78 x 8.1 mm.
- Berat : 192 gram
- Layar : IPS LCD, 720 x 1650, 6.74 inci.
- Chipset : Mediatek MT6769Z Helio G85 (12nm).
- GPU : Mali-G52 MC2.
- RAM : 6 GB / 8 GBGB.
- ROM : 128 GB.
- OS : Android 13, MIUI 13 14.
- Baterai : Li-Po 5000 mAh, 18W wired.
- Kamera Belakang : 50 MP + 2 MP + 0.08 MP.
- Kamera Depan : 8 MP.
Harga Xiaomi Redmi 13C
Xiaomi Redmi 13C merupakan smartphone terbaru di kelas entry-level yang
menawarkan desain modern dengan performa oke di kelasnya dengan dukungan SoC
(System on Chip) MediaTek Helio G85 octa-core. Tak hanya itu, smartphone ini
juga memiliki banyak fitur menarik seperti hadirnya fitur NFC (Near Field
Communication), refresh rate 90Hz, garansi 15 bulan, hingga dapat jaminan OS
sampai 2 tahun. Harga smartphone Xiaomi Redmi 13C terbaru di Indonesia
berdasarkan dari informasi yang penulis himpun adalah Rp1.499.000 rupiah untuk
varian RAM 6 GB dan ROM 128 GB. Sedangkan varian RAM 8 GB dan ROM 128 GB
dibanderol dengan harga Rp1.799.000 rupiah.





