ZTE Indonesia resmi merilis smartphone gaming ZTE Red Magic 8S Pro di
Indonesia, Selasa (29/8/2023). Yang mana varian ini menjadi model pertama dari
lini Red Magic yang diboyong vendor asal China itu ke pasar Indonesia.
Kehadiran smartphone tersebut otomatis menjadikannya pesaing bagi
Asus ROG Phone 7
Series yang lebih dulu meluncur.
Adapun hal menarik yang ditawarkan oleh Red Magic 8S Pro ini adalah
menghadirkan SoC (System on Chip) Qualcomm Snapdragon 8 Gen 2 yang sudah
di-overclock, desain yang unik, hingga layar yang berikan immersion secara
mendalam. Kendati butuh biaya besar untuk memiliki ponsel ini, namun harga
yang ditawarkan sudah sepadan dengan performa hingga fitur yang ditawarkan.
Smartphone ini lebih cocok digunakan untuk para gamer yang sama sekali tidak
ingin melihat frame drop pada aktivitas gaming mereka. Berbekal kipas
pendingin yang mantap, speaker menawan, hingga tombol bahu untuk tombol L dan
R, ZTE Nubia Red Magic 8S Pro menjadi pilihan sarana gaming profesional yang
mendekati sempurna.
Lalu apa saja sih kelebihan dan kekurangan ZTE Nubia Red Magic 8S Pro beserta
spesifikasi dan harganya? Untuk mengetahui jawabannya, langsung saja simak
ulasan sebagai berikut.
Kelebihan Red Magic 8S Pro
1. Desain Megah Berbahan Metal
Sejumlah vendor smartphone gaming di kelas flagship tampak berusaha
menampilkan desain yang lebih kalem dan minimalis, salah satunya adalah Red
Magic 8S Pro. Kendati bodi belakang ponsel ini tidak diramaikan dengan aksen
visual, ia masih bisa memancarkan nuansa premium dan khas melalui peletakkan
logo dan kamera belakang.
Nubia meletakkan tiga buah kameranya di tengah, pada penutup belakangnya yang
terbuat dari bahan kaca. Sementara pada bagian frame-nya terbuat dari bahan
metal. Di sisi pojok kiri atas yang biasanya ditutupi oleh kamera, kini
menampilkan sedikit aksen visual seperti beberapa tulisan dan penampakan kipas
pendingin built-in yang juga dipasangkan dengan lampu RGB.
Kendati tampilannya sungguh memukau, smartphone ini memang memiliki dimensi
yang begitu besar yaitu 164 x 76.4 x 9.5 mm dengan bobot 228 gram
sehingga agak sulit menggenggam ponsel ini dengan nyaman. Kemudian, ia hadir
dalam dua varian warna yaitu Aurora dan Midnight.
2. Layar AMOLED yang Colorful
Smartphone gaming powerful besutan Nubia juga telah mengusung bezel yang
nyaris tidak terlihat pada aspek rasio 20:9 dengan dukungan layar sentuh
berukuran 6.8 inci dengan panel AMOLED (Active Matrix Organic Light Emitting
Diode) yang mengusung resolusi 1116 x 2480 piksel yang menawarkan kerapatan
mencapai di angka 400 ppi (pixel per inch) yang cemerlang serta mampu
menghasilkan tingkat kecerahan hingga 1300 nits (peak).
Layar AMOLED (Active Matrix Organic Light Emitting Diode) yang diusung oleh
Red Magic 8S Pro itu pun sudah mendukung refresh rate 120Hz dan touch sampling
rate 960Hz untuk meningkatkan responsivitas layar ketika disentuh oleh banyak
jari sekalipun.
Nubia tampaknya mengerti pain point sejumlah pengguna HP gaming yang mungkin
sering alami isu flicker di layar. Itu mengapa, Red Magic 8S Pro menghadirkan
frekuensi 1440Hz PWM Dimming guna mengurangi efek flicker tersebut, terutama
saat layar berada di pencahayaan yang rendah.
Dari laman produk Red Magic 8S Pro, ZTE Nubia mengklaim bahwa smartphone ini
sudah mendukung akurasi warna delta E di bawah 1, yang artinya apa yang
ditampilkan di layar memiliki warna yang sama persis dengan aslinya.
3. Kinerja Sangat Buas
Kinerja yang ditawarkan oleh smartphone gaming Red Magic 8S Pro pun menurut
penulis sangat buas dengan sokongan SoC (System on Chip) Qualcomm Snapdragon 8
Gen 2 yang sudah mengalami peningkatan clock speed dan performa. Itu
berfabrikasi 4 nanometer mengusung prosesor octa-core yang terdiri dari
single-core ARM Cortex-X3 berkecepatan 3,6 GHz, dual-core ARM Cortex-A715
berkecepatan 2,8 GHz, dual-core ARM Cortex-A710 berkecepatan 2,8 GHz, dan
triple-core ARM Cortex-A510 berkecepatan 2 GHz dipadukan dengan memori RAM
sebesar 12 GB atau 16 GB LPDDR5X, serta didukung oleh pengolah grafis mumpuni
dari GPU (Graphics Processing Unit) Adreno 740 dengan frekuensi 719Mhz yang
sebelumnya hanya 680Mhz.
Dikarenakan chipset-nya cukup buas, maka Nubia harus mengeluarkan sistem
pendingin yang lebih hebat lagi untuk menangani suhunya. Dan benar saja,
karena sistem pendingin Ice 12 Magic Cooling pada Red Magic 8S Pro memang
mengalami peningkatan dari varian regulernya.
Smartphone gaming berkinerja powerful besutan Nubia ini juga dibekali dengan
penyimpanan internal berkapasitas 128 GB atau 512 GB UFS 4.0 tanpa dukungan
microSD untuk melakukan ekspansi memori eksternal, namun sudah mendukung USB
On-The-Go (OTG).
Red Magic 8S Pro pun ditenagai dengan chip gaming independen bernama Red Core
R2. Chip tersebut berfungsi untuk meningkatkan pengalaman tombol bahu, efek
getaran haptic feedback, kualitas layar, serta pengalaman gaming secara
keseluruhan.
Beberapa hasil uji aplikasi benchmark sintetis pun menunjukkan bahwa Red Magic
8S Pro memang memiliki potensi performa yang sangat buas. Sebab, ponsel gaming
ini memiliki skor AnTuTu v9 mencapai di angka 1.326.652 poin. Dalam GeekBench
6, ini meraih skor single-core 2114 poin dan multi-core 5693 poin.
4. Adanya Tombol Bahu
Tak jauh berbeda dengan
Asus ROG Phone 7 Ultimate
yang menjejalkan tombol bahu, jelas saja Red Magic 8S Pro yang menjadi pesaing
terberatnya pun tidak mau kalah. Benar saja, ponsel ini menggunakan dual wing
trigger dengan responsivitas 520Hz.
Adapun banyak pengaturan yang bisa diterapkan pada dua tombol bahu ini, salah
satunya adalah single tap. Dengan single tap, ponsel seakan disulap menjadi
kontroler gim konsol seperti PlayStation atau Xbox.
Bukan hanya itu, ada juga opsi long press, rapid fire, motion sensing, dual
operation, serta tekan dan angkat untuk memberikan perintah yang berbeda.
Misalnya jika ingin mengatur tombol kiri (L) untuk single tap tapi ingin
berlakukan long press pada tombol kanan (R), hal ini dapat dilakukan.
5. Kamera Masih Cukup Baik
Beralih ke sektor kamera, Red Magic 8S Pro hadir dengan konfigurasi triple
camera atau tiga buah kamera di sisi belakangnya. Komposisinya adalah kamera
utama berkekuatan 50 MP yang menggunakan sensor Samsung GN5 pada bukaan
aperture f/1.88 dengan enam elemen lensa 25mm berukuran 1/1.57 inci 1um piksel
serta diperkuat oleh fitur phase-detection autofocus.
Kemudian untuk kamera keduanya adalah kamera ultrawide berkekuatan 8 MP
berukuran 1/4.0 inci 1.12um piksel pada bukaan aperture f/2.2 dengan FoV
(Field of View) 120 derajat. Terakhir, terdapat kamera dedicated macro
berkekuatan 2 MP pada bukaan aperture f/2.4.
Menilik pada bagian depan, Nubia menyematkan teknologi yang masih tergolong
baru di dunia smartphone yakni under display camera (UDC), alias kamera di
dalam layar berkekuatan 16 MP pada bukaan aperture f/2.0. Perihal perekaman
video, kamera belakang dari Red Magic 8S Pro ini mampu merekam pada resolusi
8K@30fps, sedangkan kamera depan hanya mampu merekam pada resolusi
1080p@60fps.
6. Mendukung DisplayPort
Red Magic 8S Pro sendiri sudah mendukung USB Type-C 3.1 yang memiliki
antarmuka DisplayPort. Menggunakan kabel data dari kotak penjualannya,
pengguna bisa menghubungkan sang ponsel dengan monitor eksternal. Pengguna
juga dapat mengubungkan smartphone ini dengan PC atau TV secara wireless jika
diinginkan.
Uniknya lagi, dengan antarmuka Red Magic Studio, pengguna bisa menggunakan
smartphone dan layar eksternal secara berbarengan. Sehingga fitur ini
memungkinkan pengguna melakukan key mapping yang akurat menggunakan keyboard
dan mouse, dan ponsel yang terhubung tetap bisa berjalan sebagaimana mestinya
untuk memunculkan notifikasi dan panggilan telepon.
7. Stereo Speaker Menggelegar
Red Magic 8S Pro mampu menghasilkan suara yang menggelegar dari stereo
speaker-nya. Ponsel ini menghadirkan dual speaker 1216+1115K di dalam struktur
ruang tertutup untuk menghasilkan suara dengan efek surround, bass yang
mantap, serta kejernihan yang optimal.
Bahkan, speaker tersebut juga dioptimasi dengan DTS:X Ultra, turut didukung
dengan speaker magnetis lima lapis yang dapat memberikan pengalaman audio
kelas flagship yang sesungguhnya. Untungnya, ponsel ini masih menyediakan port
3.5mm jack audio. Skor kelantangan suara yang dihasilkan oleh Red Magic 8S Pro
ini adalah -24,3 LUFS.
8. Baterai 6000 mAh + Fast Charging 65W
Untuk memenuhi kebutuhan dayanya, Red Magic 8S Pro mengandung dua keping
baterai 3000 mAh yang kapasitas totalnya adalah 6000 mAh. Itu juga dilengkapi
pengisian daya 65W yang mampu mengisi daya dari kosong hingga penuh dalam
kurun waktu 40 menit saja.
Dalam tes yang dilakukan oleh GSMArena. Red Magic 8S Pro mampu meraih skor
ketahanan baterai 132 jam. Pada skenario pengujian pemutaran video lokal, sang
ponsel dapat bertahan hingga 22 jam 27 menit lamanya, untuk pengujian web
brosing mampu bertahan hingga 14 jam 49 menit, dan panggilan telepon selama 35
jam 33 menit.
9. Fingerprint Under Display dan Sensor Lengkap
Red Magic 8S Pro sendiri sudah memiliki fitur lain yang cukup menarik yaitu
soal kelengkapan sensornya. Benar saja, sang ponsel telah dibekali sensor
fingerprint atau sidik jari yang disimpan di dalam layar. Hal ini tentu
membuat penggunanya lebih mudah dan cepat pada saat ingin membuka ponsel
dengan sidik jari.
Smartphone mainstrem ini pun juga dibekali oleh beberapa sensor yang memiliki
fungsi cukup penting. Misalnya sensor gyroscope untuk menentukan arah dengan
hanya menggerakkan ponsel. Selain itu, sensor gyroscope tersebut juga
seringkali digunakan untuk bermain game seperti PUBG Mobile, Call Of Duty
Mobile, dan lain sebagainya.
Bukan hanya itu saja, terdapat sensor lain yang juga dimiliki oleh Red Magic
8S Pro ini adalah accelerometer, proximity, dan compass.
10. Konektivitas Lengkap
Smartphone gaming Red Magic 8S Pro ini pun menawarkan beragam konektivitas
lain yang tak kalah unggul dengan smartphone flagship lainnya. Sebut saja
dukungan protokol Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/6e/7, tri-band, Wi-Fi Direct,
Bluetooth 5.3, A2DP, LE, GPS (L1+L5), GLONASS, BDS, GALILEO, USB Type-C
3.1, OTG, accessory connector, DisplayPort.
Tak hanya itu, sang ponsel juga dibekali fitur NFC (Near Field Communication)
yang didukung fitur Google Play dan transaksi elektronik lainnya. Perlu
diketahui, NFC (Near Field Communication) sendiri memiliki banyak fungsi
seperti transfer file, transaksi tanpa kartu, cek saldo e-money, dan lain
sebagainya.
Kekurangan Red Magic 8S Pro
1. Tidak Memiliki IP Rating
Kekurangan yang menurut penulis menjadi kekurangan pada smartphone Red Magic
8S Pro ini adalah tidak memiliki IP Rating, sehingga mencegah pengguna untuk
dapat membawa smartphone ini ke daerah perairan merasa khawatir. Sebagaimana
HP gaming lain pada umumnya, HP ini memiliki komponen internal yang lebih
rumit dari ponsel flagship biasa. Jadi cukup wajar jika Nubia memutuskan tidak
memberikan IP68 pada smartphone gaming anyar miliknya.
Spesifikasi Red Magic 8S Pro
- Warna : Aurora dan Midnight.
- Dimensi : 164 x 76.4 x 9.5 mm.
- Berat : 228 gram.
- Layar : AMOLED, 1116 x 2480 piksel, 6.8 inci.
- Chipset : Qualcomm SM8550-AB Snapdragon 8 Gen 2 (4 nm).
- GPU : Adreno 740.
- RAM : 12 GB / 16 GB.
- ROM : 256 GB / 512 GB.
- OS : Android 13, Redmagic OS8.
- Baterai : Li-Po 6000 mAh, 65W wired.
- Kamera Belakang : 50 MP + 8 MP + 2 MP.
- Kamera Depan : 16 MP.
Harga Red Magic 8S Pro
Red Magic 8S Pro merupakan salah satu smartphone gaming terbaik di tahun 2023
karena ditopang oleh SoC (System on Chip) Qualcomm SM8550-AB Snapdragon 8 Gen
2 yang sudah di-overclock berfabrikasi 4 nanometer, dipersenjatai layar
berukuran 6.8 inci dengan panel AMOLED (Active Matrix Organic Light Emitting
Diode) yang mengusung refresh rate 120Hz dan touch sampling rate 960Hz untuk
meningkatkan responsivitas layar ketika disentuh oleh banyak jari sekalipun.
Harga dari smartphone Red Magic 8S Pro dengan desain Midnight untuk varian RAM
12 GB dan ROM 256 GB adalah Rp11.999.000 rupiah, dan desain Aurora untuk
varian RAM 16 GB dan ROM 512 GB adalah Rp14.999.000 rupiah.
ZTE Indonesia pun akan memberikan bonus berupa TWS Redmagic, gratis proteksi
gadget, dan tambahan cashback GoPay Coins senilai Rp500.000 rupiah hingga
cicilan 0% dengan Tokopedia Card selama periode pre-order 29 Agustus 2023
hingga 19 September 2023 hanya di ecommerce Tokopedia.




