9+ Kelebihan dan Kekurangan Samsung Galaxy A57 5G: Spesifikasi Tidak Jauh Beda dari Pendahulunya!

Samsung Galaxy A57 5G resmi hadir di Tanah Air sebagai penerus Samsung Galaxy A56 5G yang sangat laris dipasaran. Smartphone ini resmi rilis di Indonesia pada April 2026 bersamaan dengan Galaxy A37 5G, membawa sejumlah penyegaran pada desain, layar, hingga efisiensi performa.

Kelebihan dan Kekurangan Samsung Galaxy A57 5G

Namun, kehadirannya juga tak lepas dari tantangan industri saat ini. Kenaikan harga komponen, terutama akibat krisis memori global, membuat banyak brand harus menyesuaikan harga jual produknya. Hal ini juga tampaknya berimbas pada Galaxy A57 5G yang dibanderol dengan harga cukup tinggi dibandingkan pendahulunya.

Dengan harga yang cukup tinggi, wajar jika ekspektasi terhadap smartphone ini juga ikut meningkat. Lantas, apakah peningkatan yang dibawa benar-benar sepadan untuk harganya? Untuk mengetahuinya, langsung simak ulasan berikut terkait kelebihan dan kekurangan Samsung Galaxy A57 5G.

Spesifikasi Samsung Galaxy A57 5G

Super AMOLED 6.7 inci
Exynos 1680
Kamera Utama 50 MP
Li-Po 5000 mAh
HARGA
8GB | 128GB Rp 7.599.000
8GB | 256GB Rp 8.299.000
12GB | 256GB Rp 8.999.000
Cek Harga Terbaru

Kelebihan Samsung Galaxy A57 5G

Kelebihan Samsung Galaxy A57 5G

1. Desain Tipis, Build Quality Tangguh

Hal yang paling sering dipuji dari Galaxy A57 5G adalah bobotnya yang terasa ringan di kelasnya. Dengan bobot di angka 179 gram dan ketebalan 6,9 mm, perangkat menjadi yang paling ringan di lini A5x Series sejak masa Galaxy A52.

Kesan premium juga kian kuat berkat penggunaan rangka aluminium anodized yang menggantikan material plastik. Material ini bukan hanya membuat genggaman terasa lebih baik, melainkan juga meningkatkan kesan mewah secara menyeluruh.

Samsung Galaxy A57 5G punya durabilitas yang cukup baik. Bodi dari ponsel ini, baik bodi belakang dan bagian depan sudah sama-sama dilapisi Corning Gorilla Glass Victus+. Artinya, HP ini lebih tahan terhadap goresan, sekaligus lebih kuat menghadapi benturan saat terjatuh.

Bukan hanya itu, perangkat juga sudah mengantongi sertifikasi IP68. Dengan begitu, Galaxy A57 5G tahan terhadap debu dan air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit.

Kombinasi material kaca yang kuat dan sertifikasi tahan air ini membuat Samsung Galaxy A57 5G terasa lebih kokoh dan siap digunakan untuk aktivitas harian tanpa cemas berlebihan.

Samsung Galaxy A57 5G kini hadir dalam empat pilihan warna kekinian, yaitu Awesome Navy, Awesome Icyblue, Awesome Lilac, dan Awesome Gray.

2. Layar Super AMOLED 6.7 Inci 120Hz

Dari informasi yang penulis himpun, Samsung Galaxy A57 5G mengandalkan layar sentuh berdesain punch hole berukuran 6,7 inci dengan panel Super AMOLED (Active Matrix Organic Light Emitting Diode) kapasitif display yang mengusung resolusi Full HD+ atau 1080 x 2340 piksel yang menawarkan kerapatan mencapai 385 ppi (pixel per inch) dengan kecerahan 1900 nits.

Soal kualitas tampilan, layar tersebut masih mirip-mirip dengan pendahulunya. Refresh rate adaptif 120Hz, dukungan pemutaran video HDR10+, dan sertifikasi Widevine L1 tersedia. Bahkan, fitur Always-on display dan sensor sidik jari dalam layar juga dapat ditemukan pada ponsel ini.

Ini juga dilengkapi oleh fitur Eye Comfort Shield guna mengurangi pancaran cahaya biru pada layar agar mata pengguna tidak mudah lelah. Bahkan, layarnya juga dibekali proteksi antigores berupa Corning Gorilla Victus+.

3. SoC Samsung Exynos 1680 dengan Pendinginan yang Ditingkatkan

Lanjut ke sektor performa, smartphone Samsung Galaxy A57 5G ini mengandalkan SoC (System on Chip) berfabrikasi 4 nanometer yang mengusung prosesor octa-core, terdiri dari single-core ARM Cortex-A720 berkecepatan 2,91 GHz, quad-core ARM Cortex-A720 berkecepatan 2,6 GHz, dan triple-core ARM Cortex-A520 di angka 1,95 GHz.

Untuk pengolah grafisnya ditangani oleh GPU Xclipse 550 berbasis AMD RDNA. Samsung mengklaim ada peningkatan performa yang cukup terasa, mulai dari kenaikan CPU sebanyak 12.5%, GPU 13,8%, hingga NPU hingga di angka 42%.

Pada pengujian benchmark, Samsung Galaxy A57 5G mampu meraih skor AnTuTu di kisaran 1,39 juta poin. Sedangkan di Geekbench 6, skor single-core berada di angka 1.382 poin dan multi-core 4.540 poin.

4. Kemampuan Fotografi Memadai

Sektor kamera, smartphone Samsung Galaxy A57 5G mengandalkan tiga buah kamera belakang dengan kamera utama berkekuatan 50 MP yang menggunakan sensor Sony IMX906 berukuran 1/1.56 inci 1um piksel dengan fitur phase-detection autofocus pada bukaan aperture f/1.8 lengkap dengan fitur OIS (Optical Image Stabilization) dan LED flash.

Kamera kedua dari Samsung Galaxy A57 5G ini berkekuatan 8 MP yang menggunakan sensor BSI CMOS 1/4 inci 1.12um piksel dipadukan lensa ultrawide bukaan aperture f/2.2 guna mengambil foto super wide dengan FoV (Field of View) 123 derajat.

Untuk kamera ketiga dari ponsel mid-range besutan Samsung Electronics Indonesia (SEIN) berkekuatan 5 MP pada bukaan aperture f/2.4 sebagai fungsi dedicated macro.

Sayangnya, kamera depan dari Galaxy A57 5G masih mirip dengan pendahulunya yaitu berkekuatan 12 MP pada kamera depannya yang menggunakan sensor BSI CMOS pada bukaan aperture f/2.2.

Perihal perekaman video, baik kamera depan maupun belakang sama-sama sanggup merekam di resolusi 4K@30fps.

5. Dukungan Stereo Speaker yang Enak Didengar

Ponsel kelas menengah besutan Samsung Electronics Indonesia (SEIN) ini pun didukung dua buah speaker. Maka konfigurasi speakernya adalah stereo. Letak speaker utama ada di dekat USB port, sedangkan speaker keduanya bergabung dengan earpiece di bezel layar atas.

Speaker utama dan kedua pun sama lantangnya menurut penulis. Elemen bass dan vokalnya juga kuat. Oleh karena itu, banyak dari mereka yang menikmati pengalaman mendengarkan musik dengan speaker stereo dari Samsung Galaxy A57 5G ini.

Bukan hanya memiliki speaker stereo, Samsung Galaxy A57 5G juga didukung teknologi Dolby Atmos. Pengguna bisa mengatur equalizer dengan preset Dolby agar hasilkan suara yang lebih optimal.

6. Hadirkan Beragam Fitur AI yang Canggih

Salah satu peningkatan yang paling mengesankan dari Galaxy AI ini adalah sudah mendukung penggunaan bahasa sehari-hari. Adapun fitur Galaxy AI utama yang ditawarkan adalah Now Brief atau Now Bar, AI Agents meliputi perkembangan dari Circle to Search, AI Select, Gallery Control, hingga Cross-app Action.

Now Brief atau Now Bar mampu merangkum semua berita atau informasi yang Anda butuhkan. Misalnya pagi hari, fitur ini menampilkan kondisi Anda tidur, informasi cuaca, berita terkini, atau pertandingan klub bola yang mungkin terlewat.

Kemudian Now Bar memiliki fungsi yang muncul di lock screen dan fokus ke acara atau aplikasi yang baru digunakan. Fitur ini dapat menampilkan musik, petunjuk arah dari Google Maps, jadwal meeting, hingga live score.

Dari banyaknya fitur AI yang dihadirkan di seri ini, terdapat beberapa fitur yang cukup menarik bagi pengguna. Pertama yaitu Circle to Search. Fitur ini memiliki cara kerja yang sangat mirip dengan Google Lens. Bedanya, Anda tidak perlu membuka atau memotret benda atau objek yang akan dicari. Pasalnya, Anda hanya perlu mencoret benda tersebut kemudian hasil pencariannya akan langsung ditampilkan.

Kemudian ada AI Select yang mampu menganalisa konten pada layar dengan lebih rinci. Bahkan, Anda bisa membuat GIF dengan mudah dengan menggunakan fitur AI ini.

Fitur lain yang termasuk ke AI Agents adalah Gallery Controll. Dengan bahasa biasa sehari-hari, Anda bisa meminta AI untuk menampilkan foto tertentu, misal foto mendaki ke gunung di malam hari, foto menggunakan baju berwarna biru, dan sebagainya.

Terakhir ada Cross-app Action yang berfungsi melakukan tugas yang lebih kompleks dan melibatkan atau berinteraksi dengan aplikasi lain.

7. Konektivitas dan Sensor Lengkap, Sudah Mendukung eSIM

Samsung Galaxy A57 5G sendiri sudah memiliki fitur lain yang cukup menarik yaitu soal kelengkapan sensornya. Benar saja, sang ponsel telah dibekali sensor fingerprint atau sidik jari yang disimpan di dalam layar. Hal ini tentu membuat penggunanya lebih mudah dan cepat pada saat ingin membuka ponsel dengan sidik jari.

Smartphone kelas menengah ini pun juga dibekali oleh beberapa sensor yang memiliki fungsi cukup penting. Misalnya sensor gyroscope untuk menentukan arah dengan hanya menggerakkan ponsel. Selain itu, sensor gyroscope tersebut juga seringkali digunakan untuk bermain game seperti PUBG Mobile, Call Of Duty Mobile, dan lain sebagainya.

Bukan hanya itu saja, terdapat sensor lain yang juga dimiliki oleh Samsung Galaxy A57 5G ini adalah accelerometer, proximity, dan compass.

Untuk konektivitasnya, ponsel ini sudah menyematkan fitur NFC (Near Field Communication) di dalamnya. NFC juga menjadi fitur yang semakin sering digunakan. Misalnya untuk melakukan transaksi digital, mengecek dan mengisi saldo e-money, atau mengubahnya menjadi kartu akses.

Samsung Galaxy A57 5G juga telah mendukung eSIM, sehingga pengguna dapat lebih fleksibel dalam memilih operator tanpa memerlukan kartu fisik. Fitur ini tentu sangat praktis, khususnya saat berpergian ke luar negeri dan ingin menggunakan data lokal.

8. Fitur Samsung Knox dan Jaminan Upgrade OS Sebanyak 6x

Samsung Galaxy A57 5G hadir dengan sistem operasi Android 16 dan antarmuka One UI 8.5. Adapun banyak fitur menarik yang turut dihadirkan oleh One UI 8.5 di ponsel ini. Di antaranya adalah Knox Vault, Separate App Sound, dan Pause USB delivery.

Knox Vault merupakan fitur yang berfungsi untuk mengamankan data pengguna, seperti password dan PIN.

Lebih lanjut, Separate App Sound adalah fitur yang memungkinkan pengguna dalam memutar musik lebih dari satu suara, misalnya dua TWS berbeda. Sementara itu, Pause USB delivery yang dikenal dengan bypass charging.

Samsung Galaxy A37 5G juga mendapat jaminan upgrade OS hingga 6 kali. Selain itu, terdapat jaminan update security patch selama 6 tahun lamanya. Jaminan ini termasuk panjang atau lama untuk ponsel kelas menengah, bahkan untuk HP di kelas atasnya.

Ketika awal perilisannya, Samsung Galaxy A37 5G mengusung sistem operasi Android 16 dengan One UI 8.5. Maka ponsel ini akan memperoleh peningkatan hingga Android 22 dan security patch-nya terus akan diperbarui hingga tahun 2032 mendatang.

9. Kini Sudah Usung Pengisian Cepat 45W

Untuk urusan daya, Samsung Galaxy A57 5G dikemas dengan baterai berkapasitas 5000 mAh, tidak berbeda dengan model sebelumnya dan juga mayoritas smartphone lain di kelas yang sama. Ponsel dengan baterai sebesar ini tentu mampu bertahan hingga seharian penuh meski hanya dicas satu kali.

Kini, Samsung Galaxy A57 5G juga telah didukung port pengisian USB Type-C 2.0 disertai fitur pengisian cepat 45W yang bisa mengisi daya dari kosong hingga penuh dalam kurun waktu 1 jam 8 menit, bisa sedikit lebih cepat atau lebih lambat.

Konektivitas Samsung Galaxy A57 5G pun cukup ideal. Misalnya dari segi port, sudah menggunakan USB Type-C 2.0 dengan antarmuka OTG (On-The-Go).

Kekurangan Samsung Galaxy A57 5G

Kekurangan Samsung Galaxy A57 5G

1. Tidak Dibekali Kepala Charger

Sudah menjadi tren baru dari ponsel flagship untuk tidak menyertakan kepala casan di dalam kotak pembelian. Bukan hanya flagship saja, ponsel mid-range juga ikut serta untuk tidak menyertakan casan di dalam kotak pembelian.

Awal mulanya tren ini dilakukan oleh perusahaan Apple dengan alasan mengurangi jejak karbon, yang menyarankan konsumen untuk menggunakan casan dari ponsel Apple sebelumnya.

Dengan seiring berjalannya waktu brand SamsungXiaomi dan lain sebagainya juga turut serta melakukan hal serupa. Oleh karena itu, jika Anda ingin membeli Samsung Galaxy A36 5G pastikan memiliki bujet lebih untuk membeli kepala casan tersebut.

2. Tidak Ada Port Audio Jack dan Slot microSD

Samsung Galaxy A37 5G tidak menghadirkan port audio jack dan slot microSD. Jadi, apabila Anda ingin mendengarkan lagu lebih dekat, silakan menggunakan TWS atau converter sebagai penghubung earphone kabel dengan USB Type-C.

Soal tidak adanya slot microSD, tampaknya hal ini memang sudah menjadi tren terutama untuk kelas mid-range. Namun, ini bisa ditoleransikan mengingat kapasitas memori bawaan dari sang ponsel sudah cukup besar jika Anda memilih storage 256 GB. Namun, jika Anda ingin mengambil varian 128 GB, harap dipikirkan ulang.

3. Performa Kurang Kompetitif di Kelas Harganya

Chipset Exynos 1680 memang sudah cukup oke untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi posisinya di kelasnya kurang kompetitif. Jika dibandingkan dengan kompetitor di harga serupa, iQOO 15R yang dijual di kisaran Rp7,2 jutaan sudah menggunakan Snapdragon 8 Gen 5.

Di sisi lain, POCO X8 Pro Max dengan banderol harga Rp6-7 jutaan menawarkan performa yang sangat agresif lewat Dimensity 9500S.

Pada akhirnya, Galaxy A57 5G jadi berada di posisi yang agak tanggung. Upgrade dari Galaxy A56 juga tidak terlalu signifikan, tetapi harganya naik sangat jauh, sedangkan kompetitor justru menawarkan performa lebih buas dengan harga lebih masuk akal.

Kesimpulan

Samsung Galaxy A57 5G pada dasarnya memang bukan peningkatan yang benar-benar besar dari pendahulunya. Jika dilihat secara keseluruhan, spesifikasi yang dibawa masih mirip dengan Galaxy A56 5G, mulai dari kamera, baterai, hingga pengalaman penggunaan sehari-hari.

Harga yang naik cukup jauh juga membuat posisi dari smartphone ini agak sulit. Kenaikan ini juga dipengaruhi oleh harga memori yang ikut meningkat, sehingga banderol akhirnya terdorong lebih tinggi. Sayangnya, peningkatan yang diberikan belum sepenuhnya sebanding dengan selisih harga tersebut.

Bisa disimpulkan, Galaxy A57 5G bisa tetap jadi pilihan yang solid dengan fitur lengkap dan pengalaman yang aman. Namun, bagi pengguna yang sudah melihat atau bahkan menggunakan generasi sebelumnya, peningkatan ini tidak begitu spesial, dan Samsung masih bermain aman.

Posting Komentar
Close Ads