Vivo Indonesia diam-diam meluncurkan smartphone seri Y untuk segmen pemula
melalui seri Vivo Y19s. Smartphone ini bisa dikatakan cukup mirip
dengan Vivo Y17s yang diluncurkan pada tahun 2023 lalu atau Vivo Y18 yang belum lama ini rilis di Indonesia. Beberapa hal yang Vivo
tonjolkan dari seri kali ini adalah sudah mengantongi sertifikasi IP64, punya
sertifikasi standar militer MIL-STD-810H dan SGS 5-Star Drop Resistance.
Dengan kemampuan tersebut, cukup jarang bisa ditemukan di ponsel murah
lainnya, bahkan kemampuan ini lebih baik dari pendahulunya.
Sektor performa, Vivo Y19s ditenagai oleh SoC (System on Chip) Unisoc T612
octa-core dipadukan dengan memori RAM 4 GB atau 6 GB. Di sisi lain, Vivo Y18
mengandalkan SoC (System on Chip) MediaTek Helio G85 octa-core dipadukan
dengan memori RAM 4 GB atau 6 GB. Lalu apa saja perbedaan spesifikasi Vivo
Y19s vs Vivo Y18? Untuk mengetahuinya, langsung saja simak artikel di bawah
ini.
Spesifikasi Vivo Y19s
- Rilis di Indonesia : November 2024
- Warna : Diamond Black, Pearl Silver
- Dimensi : 165.8 x 76.1 x 8.1 mm
- Berat : 198 gram
-
Layar : IPS LCD dengan ukuran 6,68 inci beresolusi HD+ alias 720 x 1608,
kerapatan 264 ppi, refresh rate 90Hz -
Chipset : Unisoc Tiger T612 (12 nm), Octa-core (2×1.8 GHz Cortex-A75 &
6×1.8 GHz Cortex-A55) - Grafis : Mali-G57
- Sistem Operasi : Android 14, Funtouch 14
-
Memori : RAM 4 GB + ROM 64 GB / RAM 4 GB dan ROM 128 GB / RAM 6 GB dan ROM
128 GB, microSDXC (dedicated) -
Kamera Belakang : 50 MP, f/1.8, (wide), PDAF + 0.08 MP (auxiliary lens),
Ring-LED flash, HDR, 1080p@30fps - Kamera Depan : 5 MP, f/2.2, (wide), 1080p@30fps.
- Baterai : Li-Po 5000 mAh, non-removable, 15W wired
-
Konektivitas : Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Bluetooth 5.2, A2DP,
LE, GPS, GLONASS, GALILEO, BDS, QZSS Radio FM, port USB Type-C, dan
USB On-The-Go (OTG) - Sensor : Fingerprint (side-mounted), accelerometer, proximity, compass
Spesifikasi Vivo Y18
- Rilis di Indonesia : Juni 2024
- Warna : Mocha Brown, Wave Aqua, Lemon Green
- Dimensi : 163.6 x 75.6 x 8.4 mm
- Berat : 185 gram
-
Layar : IPS LCD dengan ukuran 6,56 inci beresolusi HD+ alias 720 x 1612,
kerapatan 269 ppi, refresh rate 90Hz -
Chipset : Mediatek Helio G85 (12 nm), Octa-core (2×2.0 GHz Cortex-A75
& 6×1.8 GHz Cortex-A55) - Grafis : Mali-G52 MC2
- Sistem Operasi : Android 14, Funtouch 14
-
Memori : RAM 4 GB + ROM 64 GB / RAM 4 GB dan ROM 128 GB / RAM 6 GB dan ROM
128 GB, microSDXC (dedicated) -
Kamera Belakang : 50 MP, f/1.8, (wide), PDAF + 0.08 MP, f/3.0 (auxiliary
lens), LED flash, HDR, 1080p@30fps - Kamera Depan : 8 MP, f/2.0, (wide), 1080p@30fps.
- Baterai : Li-Po 5000 mAh, non-removable, 15W wired
-
Konektivitas : Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Bluetooth 5.0 dengan
codec A2DP dan LE, GPS, GLONASS, BDS, GALILEO, BDS, QZSS, NFC, Radio
FM, port USB Type-C, dan USB On-The-Go (OTG) - Sensor : Fingerprint (side-mounted), accelerometer, proximity, compass
Perbedaan Vivo Y19s vs Vivo Y18
1. Desain
Satu hal yang paling menarik dari
Vivo Y19s
ini adalah desainnya yang cantik. Modul kameranya berbentuk persegi panjang
vertikal yang estetik. Di tiap sudutnya dibuat melingkar sehingga terasa
elegan dan premium. Di dalamnya ada tiga buah lingkaran yang disusun secara
vertikal. Dua lingkaran untuk lensa kamera, dan lingkaran paling bawah sebagai
ring LED light.
Vivo menyebut Ring LED light-nya ini sebagai Dynamic Light Show. Cahaya lampu
yang ditampilkannya cukup dinamis. Warnanya pun bisa dirubah sesuai dengan
keinginan pengguna. Menariknya, warnanya juga bisa dibuat berkedip mengikuti
ketukan musik yang diputar.
Terdapat dua pilihan warna yang tersedia yaitu Pearl Silver yang memiliki
warna gradasi halus dari beberapa warna sekaligus. Selain itu ada Glossy Black
sebagai pilihan warna paling netral. Terdapat aksen garis-garis diagonal yang
terlihat ketika berada di sudut cahaya yang tepat.
Di sisi lain, Vivo Y19s punya bodi yang tipis. Ketebalannya hanya sekitar 8,1
mm dengan bobot 198 gram saja. Bodinya yang flat juga membuat pengalaman
genggam jadi terasa halus dan nyaman.
Sementara itu, Vivo Y18 menghadirkan bodi yang tipis meski bukan tipis-tipis
amat. Ketebalannya berada di angka 8,39 mm untuk varian warna Mocha Brown, dan
6,53 mm untuk varian warna Wave Aqua. Sementara itu, bobotnya hanya 185 gram
saja.
Varian warna Mocha Brown memberikan kesan mewah, sedangkan Wave Aqua memikat
berkat corak ombaknya. Bisa dikatakan, Vivo adalah produsen yang tak pernah
gagal dalam mendesain sebuah ponsel pintar.
Ciri khas desain yang bisa Anda lihat pada ponsel ini adalah finishing matte
pada bodi belakang, frame flat, serta layar berdesain waterdrop notch. Namun,
seluruh material bodi yang digunakan masih berbahan plastik.
2. Layar
Baik Vivo Y19s dan Vivo Y18 sama-sama dipersenjatai layar IPS (In-Plane
Switching) LCD yang mengusung resolusi HD+ serta didukung refresh rate 90Hz.
Namun, di sektor ini Vivo Y19s tampaknya lebih menarik karena mengusung desain
punch hole, dan punya tingkat kecerahan puncak mencapai di angka 1000 nits
(HBM).
Sementara itu, Vivo Y18 masih mengusung desain kamera waterdrop notch atau
poni tetesan air, dan hanya punya tingkat kecerahan di angka 850 nits.
3. Performa
Sektor performa, Vivo Y18 menurut penulis lebih unggul dibandingkan Vivo Y19s
dengan dukungan SoC (System on Chip) MediaTek Helio G85 yang mengusung
prosesor octa-core yang terdiri dari dual-core ARM Cortex-A75 yang berlari
dengan kecepatan 2 GHz dan hexa-core ARM Cortex-A55 yang berlari dengan
kecepatan 1.8 GHz dipadukan dengan memori RAM 4 GB atau 6 GB LPDDR4X, serta
diperkuat grafis mumpuni dari GPU (Graphics Processing Unit) berupa Mali-G52
2EEMC2.
Dari informasi yang penulis terima, Vivo Y18 mendapat skor AnTuTu v10 di
angka 263.843 poin.
Di sisi lain, Vivo Y19s hanya mengandalkan SoC (System on Chip) Unisoc T612 berfabrikasi 12 nanometer yang mengusung octa-core 64-bit yang terdiri
dari dual-core ARM Cortex-A75 berkecepatan 1,8 GHz dan hexa-core ARM
Cortex-A55 berkecepatan 1,8 GHz dipadukan dengan 4 GB atau 6 GB LPDDR4X, serta
diperkuat oleh pengolah grafis memadai dari GPU (Graphics Processing Unit)
Mali-G57.
Merujuk pada data Nano Review, Unisoc T612 mampu mencetak
skor 246.068 poin pada AnTuTu v10. Sedangkan untuk GeekBench
6, skornya yaitu 422 poin untuk single-core
dan 1509 poin untuk multi-core. Kemudian untuk skor 3DMark
Wild Life Performance-nya mencapai di angka 424 poin.
4. Kamera Selfie
Jika Anda berfokus pada kamera selfie, tampaknya
Vivo Y18
menjadi pilihan yang tepat lantaran mengusung kamera selfie beresolusi 8 MP
yang menggunakan sensor BSI CMOS berukuran 1/4 inci 1.12um piksel pada bukaan
aperture f/2.0. Sedangkan Vivo Y19s hanya mengandalkan kamera selfie
berkekuatan 5 MP yang menggunakan sensor BSI CMOS pada bukaan aperture f/2.2
lengkap dengan fitur Aura Screen Light untuk membantu pencahayaan ketika
selfie di malam hari.
5. Dukungan Stereo Speaker
Guna meningkatkan kenyamanan ketika menonton film, bermain game, hingga
mendengarkan musik. Vivo Y19s menyematkan dua speaker atau stereo sebagai
sumber suaranya. Tentu hasilnya sudah cukup lantang.
Bahkan, Vivo Y19s mampu meningkatkan volumenya hingga 300 persen. Peningkatan
volume ini memang sudah sering ditemui di ponsel Vivo, terutama untuk seri Y.
Suara yang dihasilkannya pun lebih nendang dan lantang.
Sementara itu, smartphone besutan Vivo Y18 ini hanya mengandalkan satu buah
speaker saja alias mono.
6. Baterai
Sektor baterai, smartphone Vivo Y19s menang tipis dengan ditopang baterai
berkapasitas 5500 mAh. Sebaliknya, Vivo Y18 masih dibekali baterai
berkapasitas 5000 mAh. Kendati demikian, keduanya masih sama-sama mengusung
fitur pengisian cepat 15W saja.
7. Fitur NFC
Untuk urusan fitur NFC (Near Field Communication), tentu Vivo Y18 lebih unggul atas Vivo Y19s berkat kehadiran fitur NFC (Near Field
Communication) yang sudah didukung oleh fitur Google Play. Perlu diketahui,
fitur ini memiliki banyak fungsi seperti transfer file, transaksi cashless,
cek saldo e-money, dan lain sebagainya.
8. Durabilitas
Jika Anda lebih berfokus pada desain atau durabilitas tangguh yang tahan
banting, smartphone Vivo Y19s tentu sangat direkomendasikan untuk Anda. Sebab, Vivo Y19s hadir dengan
sertifikasi standar militer MIL-STD-810H dan SGS 5-Star Drop Resistance.
Desain bodi ponsel ini sudah melewati berbagai macam pengujian ketat yang
membuktikan kekokohannya, termasuk berada di suhu ekstrim seperti panas atau
dingin.
Bagian sudutnya pun dilengkapi Shock-Absorting Corner Protection. Ini tentu
akan meminimalisir efek dari benturan yang terjadi ketika ponsel ini terjatuh.
Agar lebih aman lagi, Vivo Y19s dilengkapi case khusus yang akan meningkatkan
ketahanannya. Tekstur tiga lapisanya akan menyebarkan efek benturan secara
merata sehingga tidak terfokus pada satu titik saja.
Tak hanya itu, adapun juga sertifikasi IP64 yang membuatnya tahan dari debu
dan air dengan intensitas tinggi. Misalnya ketika terkena hujan deras,
guyuran, hingga semprotan dari berbagai arah. Ketika layar atau jari dalam
keadaan basah atau berminyak, Anda masih bisa mengoperasikannya dengan normal.
Sedangkan Vivo Y18 berdasarkan dari pantauan penulis hanya dibekali
sertifikasi IP54 saja.
9. Harga
Baik Vivo Y19s dan Vivo Y18 sama-sama dibanderol dengan harga Rp1.599.000
rupiah untuk varian 4/64 GB, Rp1.799.000 rupiah untuk varian 4/128 GB, dan
Rp1.999.000 rupiah untuk varian 6/128 GB.
Simpulan
Dari pembahasan di atas bisa disimpulkan jika kedua smartphone dari Vivo ini
punya banyak berbedaan dari berbagai aspek. Perbedaan yang paling menonjol
antara Vivo Y19s vs Vivo Y18 ini adalah desain, layar, chipset, kamera selfie,
stereo speaker, kapasitas baterai, fitur NFC, hingga durabilitas. Untuk harga,
keduanya masih dibanderol dengan harga serupa sejak awal peluncurannya.
Sekarang sudah tahu kan perbedaan spesifikasi Vivo Y19s vs Vivo Y18? Bila Anda
menemukan perbedaan lain dari kedua ponsel di atas, silahkan ceritakan di
kolom komentar, ya!




