Setelah sukses luncurkan
Samsung Galaxy A36 5G
dan
Samsung Galaxy A56 5G
pada Maret 2025 lalu, kini
Samsung Electronics Indonesia
(SEIN) memboyong model Samsung Galaxy A26 5G ke pasar Indonesia pada April
2025, ponsel ini bisa dikatakan menjadi penerus
Samsung Galaxy A25 5G
yang diluncurkan pada Januari 2024 lalu.
Meski begitu, Samsung Galaxy A26 5G tetap jadi salah satu model yang cukup
menarik. Di kelas menengah ke bawah,
smartphone ini
menawarkan Awesome Intelligence atau berbagai fitur berbasis AI (Artificial
Intelligence). Fitur ini diaopsi langsung dari Galaxy S Series yang harganya
jauh lebih tinggi.
Samsung Galaxy A26 5G pun kabarnya disinyalir mendapat jaminan pembaruan
upgrade OS hingga 6 tahun. Jaminan ini lebih lama dari generasi sebelumnya
yang hanya 4 tahun, tapi itu sudah lama. Bukan hanya itu, ponsel
besutan Samsung ini juga menawarkan spesifikasi menarik di sektor lain, meski di
beberapa sektor memiliki spesifikasi yang tak jauh berbeda dengan
pendahulunya.
Nah, berikut beberapa kelebihan dan kekurangan Samsung Galaxy A26 5G yang bisa
Anda simak melalui artikel di bawah ini.
Kelebihan Samsung Galaxy A26 5G
1. Desain Fresh yang Lebih Premium
Setelah menyatukan desain umum seri Galaxy S dan Galaxy A tahun lalu, Samsung
kini memilih kembali ke arah yang berbeda untuk model Galaxy A terbaru. Hal
ini sebagian besar terlihat pada modul kamera yang lebih baru dan premium,
yang tidak lagi memiliki lensa tertanam secara terpisah seperti Galaxy S25. Sebagai gantinya, kamera Galaxy A26 5G menggunakan modul kamera yang
tersusun secara vertikal.
Back cover-nya masih menggunakan bahan material kaca, sedangkan frame-nya
terbuat dari bahan metal. Penggunaan frame metal membuat impresi menggenggam
bodi smartphone ini jadi beda. Ia terasa lebih kokoh dan premium. Meski
demikian, Samsung Galaxy A26 5G bukan ponsel kelas menengah Samsung pertama
yang pakai frame aluminium.
Lebih lanjut, frame yang digunakan Samsung Galaxy A26 5G masih flat, sama
seperti Samsung Galaxy A35 5G. Namun, Samsung kini memberi tonjolan di area tombol power dan tombol
volume. Tonjolan tersebut diberi nama Key Island.
Hal menarik lain yang dimiliki oleh ponsel Samsung Galaxy A26 5G ini adalah
sudah mengantongi sertifikasi IP67. Dengan begitu, ponsel tahan terhadap debu
serta air tawar hingga kedalaman 1,5 m selama 30 menit.
2. Kualitas Layar Mantap dengan Super AMOLED
Dari informasi yang penulis himpun, Samsung Galaxy A26 5G mengandalkan layar
sentuh berdesain punch hole berukuran 6,7 inci dengan panel Super AMOLED
(Active Matrix Organic Light Emitting Diode) kapasitif display yang mengusung
resolusi Full HD+ atau 1080 x 2340 piksel yang menawarkan kerapatan mencapai
390 ppi (pixel per inch) dengan kecerahan 1000 nits (HBM).
Soal kualitas tampilan, layar tersebut masih mirip-mirip dengan pendahulunya.
Refresh rate adaptif 120Hz, dukungan pemutaran video HDR10+, dan sertifikasi
Widevine L1 tersedia. Bahkan, fitur Always-on display dan sensor sidik jari
dalam layar juga dapat ditemukan pada ponsel ini.
Ini juga dilengkapi oleh fitur Eye Comfort Shield guna mengurangi pancaran
cahaya biru pada layar agar mata pengguna tidak mudah lelah. Bahkan, layarnya
juga dibekali proteksi antigores berupa Corning Gorilla Victus+.
3. SoC Exynos 1380 yang Memadai untuk Multitasking
Samsung Galaxy A26 5G mengandalkan SoC (System on Chip) Exynos 1380
berrfabrikasi 5 nanometer EUV yang mengusung prosesor octa-core yang terdiri
dari quad-core ARM Cortex-A78 dengan clock speed 2,4 GHz dan quad-core ARM
Cortex-A55 dengan clock speed 2,0 GHz, serta diperkuat pengolah grafis memadai
dari GPU (Graphics Processing Unit) Mali-G68 MP5 yang memiliki frekuensi 950
MHz.
Untuk dukungannya, Exynos 1380 sudah kompatibel dengan jenis RAM LPDDR5 dan
penyimpanan internal UFS 3.1. Adapun kapasitas RAM yang ditawarkan Samsung
Galaxy A26 5G ini adalah 8 GB dengan memori internal 256 GB.
Menariknya, masih ada fitur Dynamic RAM untuk memperluas kapasitas RAM-nya.
Serta masih adanya slot microSD (hybrid) untuk melakukan ekspansi memori
eksternal ke kapasitas yang lebih besar.
Merujuk pada data Nano Review, Exynos 1380 pada Samsung Galaxy A26 5G ini
mampu mencetak skor 594.395 poin pada AnTuTu v10. Sedangkan untuk
GeekBench 6, skornya adalah 1017 poin untuk single-core dan
2792 poin untuk multi-core.
4. Kamera Belakang Unggul, Ada Fitur OIS
Sisi fotografi, Samsung Galaxy A26 5G hadir dengan konfigurasi Triple Camera
yang terdiri dari kamera utama berkekuatan 50 MP pada bukaan aperture f/1.8
dengan sensor Samsung ISOCELL JN1 berukuran 1/2.76 inci 0.64um piksel disertai
fitur phase-detection autofocus dan dilengkapi OIS (Optical Image
Stabilization) serta LED flash.
Untuk kamera kedua sang ponsel berkekuatan 8 MP yang menggunakan sensor BSI
CMOS berukuran 1/4 inci dipadukan lensa ultra-wide pada bukaan aperture f/2.2
dengan FoV (Field of View) 120 derajat. Sedangkan untuk kamera ketiga
berkekuatan 2 MP pada bukaan aperture f/2.4 yang berfungsi sebagai dedicated
macro.
Menilik pada bagian depan, terdapat sebuah kamera selfie berkekuatan 13 MP
yang menggunakan sensor BSI CMOS berukuran 1/3.1 inci 1.12um piksel pada
bukaan aperture f/2.2 fixed-focus. Perihal perekaman video, kamera belakang
mampu merekam hingga resolusi 4K UHD dan kamera selfie hanya mampu merekam
pada resolusi 1080p atau Full HD.
5. Baterai 5000 mAh + Fast Charging 25W
Samsung Galaxy A26 5G membawa baterai 5000 mAh, kapasitas yang standar untuk
zaman sekarang. Meski demikian, kapasitas tidak selalu berbanding lurus dengan
daya tahan. Pasalnya, selain kapasitas, efisiensi dapur pacu dan sistem
manajemen daya ponsel turut menentukan.
Dari informasi yang penulis terima, baterai berkapasitas 5000 mAh ini bisa
dikatakan cukup awet. Ia pun bisa digunakan hingga sehari penuh dalam sekali
cas pada penggunaan browsing, scrolling medsos, streaming video, serta
melakukan aktivitas komunikasi normal.
Sektor pengisian daya, Samsung Galaxy A26 5G kini dibekali dengan fitur
pengisian cepat 25W yang mampu mengisi daya dari kosong hingga penuh dalam
kurun waktu 1 jam 25 menit.
6. Fitur Samsung Knox dan Jaminan Upgrade OS Sebanyak 6x
Samsung Galaxy A26 5G hadir dengan sistem operasi Android 15 dan antarmuka One
UI 7. Adapun banyak fitur menarik yang turut dihadirkan oleh One UI 6.1 di
ponsel ini. Di antaranya adalah Knox Vault, Separate App Sound, dan Pause USB
delivery.
Knox Vault merupakan fitur yang berfungsi untuk mengamankan data pengguna,
seperti password dan PIN. Bersama dengan Samsung Galaxy A35 5G, Samsung Galaxy A55 5G merupakan smartphone Galaxy A Series pertama yang
memiliki fitur ini.
Lebih lanjut, Separate App Sound adalah fitur yang memungkinkan pengguna dalam
memutar musik lebih dari satu suara, misalnya dua TWS berbeda. Sementara itu,
Pause USB delivery yang dikenal dengan bypass charging.
Samsung Galaxy A26 5G juga mendapat jaminan upgrade OS hingga 6 kali. Selain
itu, terdapat jaminan update security patch selama 6 tahun lamanya. Jaminan
ini termasuk panjang atau lama untuk ponsel kelas menengah, bahkan untuk HP di
kelas atasnya.
Ketika awal perilisannya, Samsung Galaxy A26 5G mengusung sistem operasi
Android 15 dengan One UI 7. Maka ponsel ini akan memperoleh peningkatan hingga
Android 21 dan security patch-nya terus akan diperbarui hingga tahun 2031
mendatang.
7. Hadirkan Beragam Fitur AI yang Canggih
Salah satu peningkatan yang paling mengesankan dari Galaxy AI ini adalah sudah
mendukung penggunaan bahasa sehari-hari. Adapun fitur Galaxy AI utama yang
ditawarkan adalah Now Brief atau Now Bar, AI Agents meliputi perkembangan dari
Circle to Search, AI Select, Gallery Control, hingga Cross-app Action.
Now Brief atau Now Bar mampu merangkum semua berita atau informasi yang Anda
butuhkan. Misalnya pagi hari, fitur ini menampilkan kondisi Anda tidur,
informasi cuaca, berita terkini, atau pertandingan klub bola yang mungkin
terlewat.
Kemudian Now Bar memiliki fungsi yang muncul di lock screen dan fokus ke acara
atau aplikasi yang baru digunakan. Fitur ini dapat menampilkan musik, petunjuk
arah dari Google Maps, jadwal meeting, hingga live score.
Dari banyaknya fitur AI yang dihadirkan di seri ini, terdapat beberapa fitur
yang cukup menarik bagi pengguna. Pertama yaitu Circle to Search. Fitur
ini memiliki cara kerja yang sangat mirip dengan Google Lens. Bedanya, Anda
tidak perlu membuka atau memotret benda atau objek yang akan dicari. Pasalnya,
Anda hanya perlu mencoret benda tersebut kemudian hasil pencariannya akan
langsung ditampilkan.
Kemudian ada AI Select yang mampu menganalisa konten pada layar dengan lebih
rinci. Bahkan, Anda bisa membuat GIF dengan mudah dengan menggunakan fitur AI
ini.
Fitur lain yang termasuk ke AI Agents adalah Gallery Controll. Dengan bahasa
biasa sehari-hari, Anda bisa meminta AI untuk menampilkan foto tertentu, misal
foto mendaki ke gunung di malam hari, foto menggunakan baju berwarna biru, dan
sebagainya.
Terakhir ada Cross-app Action yang berfungsi melakukan tugas yang lebih
kompleks dan melibatkan atau berinteraksi dengan aplikasi lain.
8. Konektivitas dan Sensor Lengkap
Samsung Galaxy A26 5G sendiri sudah memiliki fitur lain yang cukup menarik
yaitu soal kelengkapan sensornya. Benar saja, sang ponsel telah dibekali
sensor fingerprint atau sidik jari yang disimpan di samping bodi yang menyatu
dengan tombol power.
Smartphone kelas menengah ini pun juga dibekali oleh beberapa sensor yang
memiliki fungsi cukup penting. Misalnya sensor gyroscope untuk menentukan arah
dengan hanya menggerakkan ponsel. Selain itu, sensor gyroscope tersebut juga
seringkali digunakan untuk bermain game seperti PUBG Mobile, Call Of Duty
Mobile, dan lain sebagainya.
Bukan hanya itu saja, terdapat sensor lain yang juga dimiliki oleh Samsung
Galaxy A26 5G ini adalah accelerometer, proximity, dan compass.
Untuk konektivitasnya, ponsel ini sudah menyematkan fitur NFC (Near Field
Communication) di dalamnya. NFC juga menjadi fitur yang semakin sering
digunakan. Misalnya untuk melakukan transaksi digital, mengecek dan mengisi
saldo e-money, atau mengubahnya menjadi kartu akses.
Kekurangan Samsung Galaxy A26 5G
1. Masih Mono Speaker dan Tanpa Audio Jack
Apakah Anda suka bermain game tanpa earphone? Sebaiknya Anda pilih smartphone
yang dapat menghasilkan audio spesial melalui speaker-nya. Sayangnya, Samsung
Galaxy A26 5G ini hanya dibekali satu buah speaker atau mono saja. Padahal,
pendahulunya sudah didukung konfigurasi stereo.
Kehadiran speaker stereo sendiri bisa dikatakan sudah cukup umum untuk kelas
harganya, sebut saja
Infinix Zero 30,
Infinix GT 20 Pro,
Redmi Note 13 Pro
dan sebagainya.
2. Desain Layar Depan Jadul
Meski sudah menghadirkan desain lebih fresh di bagian belakangnya. Sayangnya
di bagian depan masih terlihat kuno. Samsung Galaxy A26 5G ini masih mengusung
desain waterdrop notch atau Samsung menyebutnya Infinity-U.
Desain ini juga masih digunakan pada pendahulunya dan tidak ada upaya
perubahan dari Samsung sendiri. Apabila ponsel ini dibanderol dengan harga Rp1
jutaan, sih, tidak ada masalah.
3. Tidak Dibekali Kepala Charger
Sudah menjadi tren baru dari ponsel flagship untuk tidak menyertakan kepala
casan di dalam kotak pembelian. Bukan hanya flagship saja, ponsel mid-range
juga ikut serta untuk tidak menyertakan casan di dalam kotak pembelian.
Awal mulanya tren ini dilakukan oleh perusahaan Apple dengan alasan mengurangi
jejak karbon, yang menyarankan konsumen untuk menggunakan casan dari ponsel
Apple sebelumnya.
Dengan seiring berjalannya waktu brand Samsung, Xiaomi dan lain sebagainya juga turut serta melakukan hal serupa. Oleh karena
itu, jika Anda ingin membeli Samsung Galaxy A26 5G pastikan memiliki bujet
lebih untuk membeli kepala casan tersebut.
Spesifikasi Samsung Galaxy A26 5G
- Rilis di Indonesia : April 2025
- Warna : Awesome Lavender, Awesome Black, Awesome White, dan Awesome Lime
- Dimensi : 164 x 77.5 x 7.7 mm
- Berat : 200 gram
-
Layar : Super AMOLED dengan ukuran 6,7 inci beresolusi Full HD+ alias 1080 x
2340 piksel, kerapatan 385 ppi, 86.7% screen-to-body ratio, refresh rate
120Hz, Corning Gorilla Glass Victus+, Always-on display, 1000 nits -
Chipset : Exynos 1380, Octa-core (4×2.4 GHz Cortex-A78 & 4×2.0 GHz
Cortex-A55) - Grafis : Mali-G68 MP5
- Sistem Operasi : Android 15, One UI 7
- Memori : 8/256 GB
-
Kamera Belakang : 50 MP, f/1.8, 27mm (wide), 1/2.76″, 0.64µm, PDAF, OIS + 8
MP, f/2.2, 120˚ (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm + 2 MP, f/2.4, (macro), LED
flash, panorama, HDR, Video: 4K@30fps, 1080p@30/60fps, gyro-EIS -
Kamera Depan : 13 MP, f/2.2, (wide), 1/3.06″, 1.12µm, Video: 4K@30fps,
1080p@30/60fps, 10-bit HDR - Baterai : Li-Po 5000 mAh, non-removable, 25W wired
-
Konektivitas : Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/6, dual-band, Wi-Fi Direct,
Bluetooth 5.3, A2DP, LE, GPS, GLONASS, GALILEO, BDS, QZSS, USB Type-C
2.0, OTG - Sensor : Fingerprint (side-mounted), accelerometer, proximity, gyro, compass
Harga Samsung Galaxy A26 5G
Samsung Galaxy A26 5G merupakan sebuah smartphone mid-range terbaru besutan
Samsung Electronics Indonesia (SEIN) yang menawarkan kemampuan kamera utama
berkekuatan 50 MP serta dilengkapi oleh fitur OIS (Optical Image
Stabilization). Harga smartphone Samsung Galaxy A26 5G sejak awal
peluncurannya di Indonesia adalah Rp3.999.000 rupiah untuk varian RAM 8 GB dan
ROM 256 GB.





