Setelah sukses meluncurkan smartphone Infinix Zero 30 4G dan Infinix Zero 30 5G di segmen kelas menengah, kini Infinix Mobility Indonesia berlanjut ke
segmen entry-level melalui seri Infinix Smart 8 yang bisa dikatakan sebagai
suksestor dari Infinix Smart 7. Adapun keunggulan yang ditawarkan oleh smartphone ini adalah desainnya yang
kekinian ala iPhone serta telah dibekali layar IPS (In-Plane Switching) LCD
yang mengusung refresh rate 90Hz dan terdapat fitur Magic Ring pada posisi
kamera selfie atau punch hole.
Perihal performa, smartphone Infinix Smart 8 ini menawarkan kinerja memadai di
kelas harganya dengan dukungan SoC (System on Chip) Unisoc T606 octa-core
dipadukan dengan memori RAM 3 GB atau 4 GB. Keseluruhan performa tersebut pun
didukung baterai besar berkapasitas 5000 mAh yang mampu bertahan hingga
seharian dalam penggunaan normal.
Dibanderol dengan harga Rp1 juta lebih sedikit, sang ponsel akan menjadi opsi
menarik bagi yang kepepet dana namun ingin merasakan pengalaman android yang
nyaman. Berikut adalah kelebihan dan kekurangan Infinix Smart 8 beserta
spesifikasi dan harga yang wajib untuk diketahui sebelum membeli ponsel ini.
Kelebihan Infinix Smart 8
1. Desain Kekinian
Secara desain, Infinix Smart 8 memiliki desain yang mirip dengan iPhone. Itu
terlihat dari penataan kamera belakangnya disertai frame rata yang membuat
bodi punya kesan menarik. Kendati demikian, Infinix tidak meniru plek desain
iPhone. Pasalnya, Infinix sudah memberikan sentuhan finishing matte dengan
suatu tekstur.
Mereka mengistilahkannya dengan Vibrant Glow Texture Design. Penutup belakang
dari Infinix Smart 8 memang terlihat berkilau, namun noda sidik jari tetap
minim berkat finishing matte. Adanya tekstur tertentu di bagian bodi
belakangnya bukan hanya sekadar estetika, namun juga berfungsi agar bodi tidak
licin.
Jika pendahulunya “Infinix Smart 7” masih menggunakan port microUSB, kini pada
Infinix Smart 8 telah mengadopsi port USB Type-C. Selain itu, posisi sensor
sidik jari pun sudah diposisikan di bagian samping bodi yang sebelumnya hanya
di belakang bodi.
Satu upgrade lagi pada bagian depan, layar Infinix Smart 8 sudah mengusung
layar punch hole yang menurut banyak orang lebih modern dibandingkan waterdrop
notch.
2. Layar Luas, Usung Refresh Rate 90Hz
Pengalaman layar pada Infinix Smart 8 ini menurut penulis cukup memuaskan,
karena ia dibekali dengan ukuran 6,6 inci berpanelkan IPS (In-Plane Switching)
LCD yang sedikit lebih besar dari rata-rata ponsel yang memiliki layar 6,5
inci.
Kendati masih mengusung resolusi HD+ atau 720 x 1612 piksel, namun tingkat
ketajamannya cukup baik untuk di kelas entry-level. Layar tersebut juga berada
dalam aspek rasio 20:9 dan memiliki kerapatan hingga 267 ppi (pixel per inch).
Bukan hanya itu, layar smartphone Infinix Smart 8 tersebut pun telah mengusung
refresh rate 90Hz yang mampu menampilkan animasi lebih smooth. Sayangnya, tak
disebutkan adanya proteksi antigores seperti Corning Gorilla Glass dan
sejenisnya.
3. Kinerja Memadai dari Unisoc T606
Kinerja yang ditawarkan oleh smartphone murah Infinix Smart 8 ini menurut
penulis cukup kompeten untuk komputasi ringan sehari-hari di kelas harganya
dengan dukungan SoC (System on Chip) Unisoc T606 berfabrikasi 12 nanometer
yang mengusung octa-core prosesor 64-bit yang terdiri dari dual-core ARM
Cortex-A75 berkecepatan 1,6 GHz dan hexa-core ARM Cortex-A55 berkecepatan 1,6
GHz dengan memori RAM 3 GB atau 4 GB, serta diperkuat oleh pengolah grafis
dari GPU (Graphics Processing Unit) Mali-G57 650MHz yang memadai.
Infinix Smart 8 hadir dengan dua opsi memori yaitu RAM 3 GB dan ROM 64 GB atau
RAM 4 GB dan ROM 128 GB. Kemudian, smartphone ini juga masih mempertahankan
laci kartu SIM triple slotnya. Alhasil, sang ponsel dapat menampung dua kartu
SIM dan microSD sekaligus.
Jadi buat pengguna dua kartu SIM, Anda sudah tidak perlu lagi mengorbankan
salah satu kartu SIM jika ingin memasang kartu microSD. Anda juga dapat
memasang kartu SD 512 GB. Dengan demikian, Anda bisa menyimpan banyak foto,
aplikasi, video, musik, dan lain sebagainya.
4. Kamera Cukup Oke
Sisi fotografi, Infinix Smart 8 ini terbilang memadai di kelasnya karena
dibekali dua buah kamera di sisi belakangnya. Komposisinya adalah kamera utama
berkekuatan 13 MP pada bukaan aperture f/2.0 dengan sensor BSI CMOS 1/3 inci
1.12um piksel, autofocus, dan dual LED flash. Sedangkan kamera keduanya
berkekuatan QVGA yang berfungsi sebagai depth sensor.
Adapun kamera selfie Infinix Smart 8 ini cukup memadai dengan dukungan kamera
selfie berkekuatan 8 MP yang menggunakan sensor BSI CMOS 1/4 inci 1.12um
piksel fixed focus dipadukan oleh fitur AI dan LED flash untuk memotret di
kondisi low light.
5. Baterai Besar dan Awet
Agar dapat bersaing dengan persaingan sengit di kelas entry-level, Infinix
Mobility Indonesia tentu wajib menyuguhkan baterai memadai. Baterainya
mengusung kapasitas 5000 mAh, angka yang cukup besar dan mungkin sudah menjadi
standar masa kini.
Dengan menggunakan layar beresolusi HD+ disertai pemilihan SoC (System on
Chip) yang hemat daya, baterai dari Infinix Smart 8 ini pun mampu bertahan
dalam waktu lama. Sebab, sang ponsel dapat bertahan hingga 50 jam pemutaran
musik, 39 jam durasi menelepon, dan 36 jam lamanya untuk pemutaran video.
Terdapat juga fitur Ultra Power Saving Mode sehingga ponsel Infinix Smart 8
ini bisa bertahan hingga 2 jam lebih lama ketika menelepon, atau penggunaan
mode siaga ekstra 24 jam ketika sisa baterai tinggal 5%.
6. Side-Mounted Fingerprint
Infinix Mobility Indonesia juga condong memerhatikan unsur desain. Oleh sebab
itu, Infinix Smart 8 hadir dengan bodi belakang yang bersih dan rapi tanpa
menampilkan sensor sidik jari di sisi belakangnya.
Alih-alih di belakang, sensor sidik jari pada ponsel ini sudah diletakkan di
bagian samping yang terintegrasi dengan tombol power. Selain membuat bodi
terlihat lebih clean di bagian belakang, pengalaman buka kunci juga kian mudah
dan natural.
Kekurangan Infinix Smart 8
1. Hanya Andalkan Pengisian Standar 10W
Walaupun Vivo Y17s ini dibekali baterai berkapasitas besar 5.000 mAh. Namun,
ada kekurangan yang di sektor ini seperti hanya didukung oleh pengisian
standar 10W alias tidak ada pengisian cepat. Dengan demikian, proses pengisian
daya dari kosong hingga penuh membutuhkan waktu 3 jam lebih. Waktu yang tak
sebentar, bukan?
2. Fitur NFC Absen
Kekurangan selanjutnya dari Infinix Smart 8 ini adalah absennya fitur NFC
(Near Field Communication) yang menjadi salah satu fitur paling dicari-cari
oleh kebanyakan orang. Dengan adanya fitur ini, beberapa aktivitas Anda akan
bisa dilakukan dengan jauh lebih mudah dan cepat.
Salah satu fitur NFC (Near Field Communication) yang sering digunakan adalah
melakukan transaksi digital. Selain itu, fitur ini juga bisa digunakan untuk
mengecek isi saldo kartu e-money, menghubungkan perangkat lain dengan mudah,
dan mengirim file dengan lebih cepat.
Spesifikasi Infinix Smart 8
- Warna : Timber Black, Shiny Gold, Crystal Green.
- Dimensi : 163.8 x 75.6 x 8.5 mm.
- Berat : 184 gram.
- Layar : IPS LCD, 720 x 1612 piksel, 6.6 inci.
- Chipset : Unisoc T606 (12 nm).
- GPU : Mali-G57 MP1.
- RAM : 3 GB / 4 GB.
- ROM : 64 GB / 128 GB.
- OS : Android 13 Go Edition.
- Baterai : Li-Po 5000 mAh.
- Kamera Belakang : 13 MP + 0.08 MP.
- Kamera Depan : 8 MP.
Harga Infinix Smart 8
Infinix Smart 8 adalah salah satu smartphone entry-level 4G terbaru yang
menawarkan desain stylish dengan performa kencang dengan SoC (System on Chip)
Unisoc T606. Kemudian, sang ponsel sudah menggunakan sistem operasi terbaru
Android 13 Go Edition yang ringan dan smooth. Bahkan, smartphone entry-level
ini telah dipersenjatai layar sentuh berukuran 6,6 inci dengan panel IPS
(In-Plane Switching) LCD yang mengusung refresh rate 90Hz. Harga smartphone
Infinix Smart 8 terbaru di Indonesia berdasarkan dari informasi yang penulis
himpun adalah Rp1.099.000 rupiah untuk varian RAM 3 GB dan ROM 64 GB.
Sedangkan varian RAM 4 GB dan ROM 128 GB dibanderol dengan harga Rp1.299.000
rupiah.






