Memperkuat Vivo Y Series pada segmen mid-range, Vivo Indonesia secara resmi meluncurkan smartphone terbarunya melalui seri Vivo Y400 di Tanah Air. Spesifikasi yang ditawarkannya ini bisa dikatakan mirip
dengan Vivo V40 Lite 4G. Benar saja, Vivo Y400 ini masih mengandalkan chipset
yang tergolong kurang bersaing di kelasnya dengan mengandalkan Qualcomm
Snapdragon 685 octa-core dipadukan dengan memori RAM 8 GB.
Vivo Y400 juga masih bawakan fitur AI Aura Light Portrait. Selain itu, juga
menghadirkan beberapa fitur AI seperti AI Erase dan AI Photo Enhance. Seri
Vivo Y400 ini dibekali layar AMOLED (Active Matrix Organic Light Emitting
Diode) berukuran 6,67 inci serta didukung refresh rate 120Hz yang smooth.
Kemampuan fotografi sang ponsel pun cukup kompeten dengan dukungan kamera
utama berkekuatan 50 MP lengkap dengan fitur AI Ring Light.
Bagi di antara Anda yang penasaran dengan akan kemampuannya, berikut beberapa
kelebihan dan kekurangan Vivo Y400. Anda bisa menyimaknya melalui pembahasan
berikut ini.
Kelebihan Vivo Y400
1. Desain Tipis yang Memberikan Kesan Premium
Vivo Y400 hadirkan modul kamera berbentuk lonjong dengan susunan dua buah
kamera dalam bentuk vertikal. Vivo menyebut desain ini sebagai Metalic Ring
Camera, membuat masing-masing lensa kamera belakang tampak seperti potongan
berlian.
Di bawahnya terdapat Ring Light. Fungsi utamanya cukup beragam. Misalnya saat
mendapatkan notifikasi berupa pesan atau panggilan, baterai lemah, mengisi
daya, hingga saat memainkan musik. Terdapat kustomisasi yang dapat dilakukan
pengguna untuk menyesuaikan tampilan lampu yang diinginkan.
Untuk kenyamanannya, Vivo Y400 punya bentuk bodi compact 3D. Ketebalan bodi
ini hanya berada di angka 7,90 mm saja. Dengan kapasitas baterai yang sangat
besar, bodinya menurut penulis cukup tipis jika dibandingkan dengan ponsel
lain dengan kapasitas baterai yang sama.
Smartphone Vivo Y400 ini hadir dalam dua pilihan warna yaitu Ungu Senja dan
Hijau Tropis. Varian Ungu Senja menunjukkan keindahan tenang senja, memadukan
nostalgia, elegansi, dan romansa yang lenbut dalam nuansa yang dama dan
berkelas.
Sedangkan untuk Hijau Tropis memancarkan kesegaran, vitalitas, dan keindahan
Hutan Tropin. Warna ini menghadirkan energi dan kehidupan, berpijak pada
kekayaan alami yang khas tropis.
2. Durabilitas Super Tangguh
Hadirnya sertifikasi IP68 dan IP69 pada Vivo Y400 membuktikannya bisa bertahan
dari debu, air hingga kedalaman 6 meter selama 30 menit, tumpahan berbagai
jenis air, semprotan air bertekanan tinggi, dan air dengan suhu tinggi.
Tentunya hal ini menarik berkat Vivo sudah mengoptimalkan agar Vivo Y400 bisa
bertahan pada air hingga kedalaman 6 meter yang jauh lebih dalam dibandingkan
rata-rata smartphone lain dengan sertifikasi IP68 yang hanya mampu bertahan
dalam air hingga kedalaman 1,5 meter saja.
Bahkan Vivo Y400 juga telah dibekali dengan rangka tiga lapis tahan air dengan
penghalang luar yang ditingkatkan dan proteksi internal canggih agar
memastikannya bisa bertahan dalam kondisi basah serta ekstrem.
Adapun komponen yang membuat smartphone ini menjadi tahan air terdiri dari
rangka one-piece, proteksi logam Motherboard, lebih dari 100 perekat anti air,
port platinum, dan proteksi speaker serta kartu SIM.
Dengan adanya sertifikasi IP69 tersebut, Vivo Y400 juga hadir dengan fitur Wet
Touch. Anda masih bisa menyentuh layar meski tangan dalam keadaan basah atau
berminyak.
Sedangkan untuk ketahanannya, terdapat sertifikasi standar militer
MIL-STD-810H. Bisa dibilang, standar teknologi MIL-STD-810H merupakan
penilaian terhadap sebuah produk yang telah lolos pengujian di lingkungan
operasi, pekerjaan dan medan yang tangguh. Standarisasi ini sendiri
dikeluarkan oleh salah satu devisi tentara Amerika Serikat yang bertujuan
untuk membantu memastikan bahwa sebuah perangkat tahan banting digunakan di
medan tangguh.
3. Layar AMOLED 120Hz
Smartphone Vivo Y400 dibekali layar sentuh punch hole pada aspek rasio 20:9
berukuran 6,67 inci dengan panel AMOLED (Active Matrix Organic Light Emitting
Diode) yang mengusung resolusi Full HD+ atau 1080 x 2400 piksel yang
menawarkan kerapatan hingga 394 ppi (pixel per inch) serta mampu menampilkan 1
miliar warna.
Teknologi AMOLED (Active Matrix Organic Light Emitting Diode) sendiri mampu
memberikan warna yang vivid dan menghasilkan warna hitam yang amat pekat.
Selain itu, layar tersebut juga telah mengusung refresh rate 120Hz yang
imersif. Dengan kualitas layar seperti ini, tentu saja Vivo Y400 cukup asyik
digunakan untuk bermain game, browsing, hingga menonton video.
Soal tingkat kecerahannya, Vivo V40 Lite 4G mampu mencapai peak
brightness di angka 1800 nits. Hal ini membuat layar mampu tampilkan konten
HDR dengan rentang dinamis setara smartphone di kelas flagship, memastikan
pengguna meraskan pengalaman visual yang baik tanpa mengeluarkan uang banyak.
4. Kamera Utama 50 MP dengan Sensor Sony IMX852
Beralih ke sektor kamera, Vivo Y400 hadir dengan dua buah kamera belakang yang
cukup kompeten. Komposisinya adalah kamera utama berkekuatan 50 MP yang
menggunakan sensor Sony IMX852 berukuran 1/2.96 inci pada bukaan aperture
f/1.8, serta diperkuat fitur phase-detection autofocus.
Sedangkan untuk kamera keduanya beresolusi 2 MP pada bukaan aperture f/2.4
yang berfungsi sebagai depth sensor.
Vivo pun membekalinya dengan fitur AI Aura Light Portrait yang bisa membantu
penerangan foto ketika kondisi pencahayaan gelap.
Menilik pada bagian depan, smartphone Vivo Y400 mengandalkan kamera beresolusi
32 MP dengan sensor BSI CMOS pada bukaan aperture f/2.5. Perihal perekaman
video, kamera belakang dan depan hanya mampu merekam di resolusi 1080p@30fps
saja.
5. Gunakan Stereo Speaker
Vivo Y400 kini sudah gunakan dua buah speaker alias stereo, speaker utama
diletakkan di bawah, speaker kedua terletak di atas yang menyatu dengan
earpiece.
Hasil suaranya terdengar jernih karena sudah mengantongi sertifikasi Hi-Res
Audio, memiliki resolusi 24-bit/192kHz.
Vivo pun hadirkan fitur Audio Booster 300 persen, sesuai namanya, pengguna
bisa meningkatkan volume pada ponsel ini hingga 300 persen, alias 3 kali lipat
lebih tinggi melampaui volume maksimal yang hanya 100 persen.
6. Baterai 6000 mAh yang Diklaim Tahan 2 Hari
Untuk memenuhi kebutuhan dayanya, smartphone Vivo Y400 ini ditopang dengan
baterai berkapasitas 6000 mAh BlueVolt yang menjamin penggunaan hingga tiga
hari dalam siklus sekali pengisian daya.
Dengan kapasitas besar tersebut, perangkat ini memungkinkan pengguna dalam
menikmati hiburan, produktivitas, dan aktivitas harian tanpa batas.
Vivo Y29 juga tetap nyaman berkat teknologi BlueVolt, yang dirancang untuk
mengoptimalkan ketebalan baterai tanpa mengorbankan daya tahan. Inovasi ini
memungkinkan perangkat tetap ramping dan ekonomis.
Dengan baterai 6000 mAh, perangkat diklaim mampu bertahan hingga 9 jam untuk
meeting online, 10 jam untuk bermain game, 18 jam untuk scrolling TikTok, 23
jam untuk memutar video, 61 jam untuk memutar musik, atau 2 hari untuk
penggunaan normal.
Ada juga fitur pengisian cepat 44W FlashCharge yang memungkinkan mengisi daya
dari 1 persen ke 50 persen dalam waktu 30 menit saja.
Vivo Y400 juga diklaim menjadi ponsel pertama Vivo yang punya fitur ByPass
Charging. Ketika fitur ini aktif, daya yang berasal dari charger langsung
dialirkan ke mainboard tanpa melewati baterai.
7. Punya Fitur AI yang Canggih
Sebagai ponsel yang diluncurkan di tahun 2025, tentu Vivo Y400 menawarkan
penggunaan fitur AI. Jika dikategorikan, ada dua jenis fitur AI yang
ditawarkan ponsel ini yaitu untuk urusan foto atau gambar dan aktivitas
sehari-hari.
Kategori pertama diisi oleh fitur AI yang berurusan dengan foto atau gambar,
Vivo menyebutnya AI Image Studio. Fitur AI di sini terdiri dari AI Erase 2.0
untuk menghapus objek yang tidak diperlukan dan AI Photo Enhance untuk
menambah detail dan ketajaman pada sebuah foto.
Di sisi lain, ada beberapa fitur AI yang bisa dimanfaatkan untuk aktivitas
sehari-hari. Misalnya AI SuperLink. Sederhananya, fitur AI ini mampu
mengoptimalkan jaringan atau sinyal yang ditangkap. Terdapat setidaknya lima
titik yang akan menangkap sinyal lebih kuat hingga 30 persen.
Beberapa fitur AI lainnya juga turut hadir. Misalnya Circle to Search with
Google. Anda dapat mencari berbagai informasi yang ada di layar dengan mudah,
sesimpel melingkari atau menandai teks yang dimaksud.
Live Text untuk melakukan copy paste teks dalam gambar, serta AI Screen
Translation untuk menerjemahkan teks secara langsung.
8. Under Display Fingerprint + Punya NFC
Smartphone Vivo Y400 sendiri sudah memiliki fitur lain yang cukup menarik
yaitu soal kelengkapan sensornya. Benar saja, sang ponsel telah dibekali
sensor fingerprint atau sidik jari yang disimpan di dalam layar. Hal ini tentu
membuat penggunanya lebih mudah dan cepat pada saat ingin membuka ponsel
dengan sidik jari.
Smartphone kelas menengah ini pun juga dibekali oleh beberapa sensor yang
memiliki fungsi cukup penting. Misalnya sensor gyroscope untuk menentukan arah
dengan hanya menggerakkan ponsel. Selain itu, sensor gyroscope tersebut juga
seringkali digunakan untuk bermain game seperti PUBG Mobile, Call Of Duty
Mobile, dan lain sebagainya.
Bukan hanya itu saja, terdapat sensor lain yang juga dimiliki oleh Vivo Y400
ini adalah accelerometer, proximity, dan compass.
Tak hanya itu, smartphone ini juga sudah dilengkapi fitur NFC (Near Field
Communication), tentunya pengguna dapat mengisi saldo eMoney dengan cara
membuka aplikasi dan menempelkan kartu ke bagian belakang bodi Vivo Y400. Ini
juga tentu akan memudahkan pengendara roda dua hingga roda empat saat hendak
melalui tol maupun parkir.
9. Kapasitas Memori Terbilang Lega
Vivo Y400 hadir dengan menawarkan kapasitas memori yang cukup lega di
kelasnya. Misalnya RAM yang dimilikinya berkapasitas 8 GB berjenis LPDDR4x.
Menariknya, OPPO masih menawarkan fitur RAM Expansion untuk memperluas
kapasitas RAM dengan meminjam ruang kosong dari memori internal.
Sedangkan untuk kapasitas penyimpanan internalnya punya dua varian yaitu 128
GB dan 256 GB berjenis UFS 2.2.
Anda juga masih dapat melakukan ekspansi memori eksternal berkat adanya slot
microSD. Dengan begitu, kapasitas memori bisa makin lega dan performa lebih
optimal.
Kekurangan Vivo Y400
1. Performa Kalah Saing
Performa yang dihadirkan oleh ponsel Vivo Y400 menurut penulis kalah saing
dibandingkan kompetitornya karena hanya mengandalkan SoC Qualcomm Snapdragon
685 dengan proses manufaktur 6 nanometer yang mengusung octa-core prosesor
yang terdiri dari quad-core ARM Cortex-A73 yang berlari dengan kecepatan 2.8
GHz dan quad-core ARM Cortex-A53 yang berlari dengan kecepatan 1.9 GHz, serta
diperkuat oleh pengolah grafis memadai dari GPU (Graphics Processing Unit)
berupa Adreno 610.
Merujuk pada data Nanoreview, Qualcomm Snapdragon 685 hanya mampu mendapat
skor AnTuTu v10 hingga 346.691 poin. Sedangkan untuk
GeekBench 6, skornya yaitu 473 poin untuk single-core
dan 1510 poin untuk multi-core. Kemudian skor ketahannya
melalui 3DMark Wild Life Performance mampu mencapai
skor 641 poin.
Jika Anda berfokus pada performa, mungkin Infinix GT 20 Pro yang berada di harga Rp4 jutaan sangat direkomendasikan karena
ditenagai SoC (System on Chip) MediaTek Dimensity 8200 Ultimate.
2. Perekaman Video Masih Terbatas
Vivo Y400 sayangnya masih belum bisa merekam video dengan frame rate 60fps.
Ini memang sangat wajar mengingat ponsel dengan chipset Snapdragon 685 jarang
bisa melakukannya. Resolusi perekaman videonya hanya bisa sampai 1080p@30fps
saja.
Sebenarnya merekam dengan frame rate 30fps bukan menjadi masalah besar. Namun,
kalau ada opsi 60fps tentunya akan sangat baik, itu juga bisa dimanfaatkan
untuk diunggah ke Instagram agar tidak patah-patah.
3. Tidak Punya Kamera Ultrawide
Kamera yang dihadirkan oleh Vivo Y400 memang bisa dikatakan cukup bagus.
Namun, terdapat kekurangan yang penulis dapatkan. Benar saja, ponsel tidak
memiliki kamera ultrawide untuk menangkap gambar pada bidang pandang luas.
Menilik pada smartphone dengan rentang harga Rp2-3 jutaan di pasar Indonesia,
rata-rata sudah hadirkan kamera ultrawide.
Beda halnya dengan Xiaomi yang masih konsisten menghadirkan kamera ultrawide
di harga murah, seperti Xiaomi Redmi 12 dan Xiaomi Redmi Note 12.
4. Tidak Mendukung Jaringan 5G
Kekurangan lain yang mungkin jadi bahan pertimbangan bagi sebagian orang
adalah belum mendukung jaringan 5G. Absennya jaringan 5G ini akan sedikit
banyak memengaruhi kecepatan dalam menggunakan smartphone. Misalnya ketika
bermain game, media sosial, atau streaming.
Namun, jika Anda merasa jaringan 5G tidak begitu penting karena masih belum
merata persebarannya di Indonesia. Kekurangan Vivo Y400 ini masih bisa
ditoleransikan.
Spesifikasi Vivo Y400
| Tahun Rilis | 2025 |
| Layar | AMOLED 6,67 Inch |
| Chipset | Qualcomm Snapdragon 685 |
| RAM | 8 GB |
| Storage | 128 GB, 256 GB |
| Kamera Belakang | 50 MP + 2 MP |
| Kamera Depan | 32 MP |
| Baterai | 6000 mAh + 90W wired + ByPass Charging |
Harga Vivo Y400
Vivo Y400 adalah salah satu smartphone kelas menengah terbaru yang memiliki
desain menawan yang ramping dengan durabilitas tangguh berkat sertifikasi
yang dikantongi-nya. Selain itu, ada juga keunggulan lain yang ditonjolkan
oleh Vivo Y400 adalah baterainya cukup besar berkapasitas 6000 mAh dengan
teknologi BlueVolt yang diklaim awet hingga 2 hari.
Harga smartphone Vivo Y400 sejak awal peluncurannya di Indonesia adalah
RpRp3.199.000 rupiah untuk varian RAM 8 GB dengan ROM 128 GB. Sedangkan
varian RAM 8 GB dengan ROM 256 GB dibanderol dengan harga Rp3.499.000
rupiah.
Pre-order Vivo Y400
sudah bisa dilakukan dari tanggal 4 hingga 8 Agustus 2025 melalui Vivo Store
dan toko ritel terdekat. Selama periode tersebut, Anda berkesempatan
mendapatkan gratis tumbler ekslusif selama persediaan ada dan cicilan 0%
hingga 12 bulan dari Vast Finance.
Sementara pembeli Vivo Y400 juga bakal mendapatkan gratis kartu Smartfreen
dengan kuota hingga 87 GB, proteksi layar dan tambahan garansi hingga 12
bulan, dan cashback tukar tambah hingga Rp450.000 rupiah.
Beli di Marketplace:










