Kelebihan dan Kekurangan Vivo V30e 5G, Hadirkan Layar 3D Curved AMOLED
120Hz dengan FlashCharge 44W
– Selain merilis smartphone premium
Vivo V30 5G
dan
Vivo V30 Pro 5G, Vivo Indonesia kini kembali menghadirkan varian yang lebih terjangkau
melalui seri Vivo V30e 5G. Meski masih berada di dalam satu keluarga Vivo V30
Series, tampaknya versi Vivo V30e 5G ini sangat berbeda sekali dari model Pro
dan Regulernya. Hal ini bisa dilihat dari desainnya yang cukup berbeda,
terlihat dari modul kameranya berbentuk bulat.
Untuk performa, ponsel Vivo V30e 5G ditenagai oleh SoC (System on Chip)
Qualcomm Snapdragon 6 Gen 1 octa-core dipadukan dengan memori RAM 8 GB. Selain
itu, sang ponsel dibekali layar 3D Curved AMOLED (Active Matrix Organic Light
Emitting Diode) yang mengusung resolusi Full HD+ dan didukung refresh rate
120Hz. Adapun keunggulan lain yang ditawarkan oleh ponsel ini adalah dukungan
baterai besar berkapasitas 5000 mAh, serta diperkuat fitur pengisian cepat
FlashCharge 44W.
Masih banyak hal menarik dari ponsel ini, Anda bisa menyimak kelebihan dan
kekurangan Vivo V30e 5G dalam pemabahasan berikut.
Kelebihan Vivo V30e 5G
1. Desain Premium
Soal desain, Vivo V30e 5G terlihat beda dengan model lainnya yaitu
Vivo V30 5G
dan
Vivo V30 Pro
5G. Alih-alih gunakan modul persegi, kini Vivo V30e 5G justru menghadirkan
modul berbentuk bulat atau lingkaran. Modul ini dinamai Time Messenger yang
terinspirasi dari tampilan jam mewah.
Modul kamera tersebut menyimpan dua lingkaran secara vertikal dan satu LED
flash atau Aura Light yang juga berbentuk lingkaran. Uniknya, modul kamera
pada Vivo V30e 5G menggunakan warna yang senada dengan bodinya.
Vivo V30e 5G menggunakan dua desain berbeda untuk bodinya yaitu dengan akhiran
matte dan glossy. Bagian matte punya porsi lebih banyak sekitar 75 persen.
Sedangkan bagian glossy-nya lebih sedikit yaitu di samping kanan.
Hal menarik lainnya yang dimiliki oleh Vivo V30e 5G ini adalah varian warnanya
yang terinspirasi dari Indonesia. Mulai dari Giri Merah yang menggambarkan
luasnya daratan dan keindahan alam Indonesia, serta Banyu Biru yang tentu saja
terinspirasi dari birunya lautan di Indonesia.
2. Adanya Sertifikasi IP64 dan Schott Xensation
Tak hanya menonjolkan desainnya, Vivo V30e 5G juga sudah dibekali perlindungan
yang memadai. Misalnya pada bagian bodi, ini sudah mengantongi sertifikasi
IP64. Sertifikasi yang dimiliki oleh seri terendahnya bahkan lebih unggul
dibandingkan saudaranya yaitu Vivo V30 5G dan Vivo V30 Pro 5G yang hanya
dibekali sertifikasi IP54 saja.
Sertifikasi IP54 hanya bisa melindungi perangkat dari debu dan percikan air
gerimis saja. Sedangkan IP64 sudah mampu menahan debu dan air dalam jumlah
banyak bahkan terkena guyuran hujan pun sanggup dilakoni oleh sertifikasi
IP64.
Bukan hanya bodi, layar dari Vivo V30e 5G pun didukung proteksi antigores dari
Schott Xensation yang memiliki cover lebih lentur hingga 20 persen. Dengan
begitu, pengguna tidak perlu khawatir jika ponsel tidak sengaja terbentur atau
terjatuh.
3. Layar 3D Curved AMOLED 120Hz
Smartphone Vivo V30e 5G dibekali layar sentuh 3D curved pada aspek rasio 20:9
berukuran 6,78 inci dengan panel AMOLED (Active Matrix Organic Light Emitting
Diode) yang mengusung resolusi Full HD+ atau 1080 x 2400 piksel yang
menawarkan kerapatan hingga 388 ppi (pixel per inch) serta mampu menampilkan
1.07 miliar warna.
Teknologi AMOLED (Active Matrix Organic Light Emitting Diode) sendiri mampu
memberikan warna yang vivid dan menghasilkan warna hitam yang amat pekat.
Selain itu, layar tersebut juga telah mengusung refresh rate 120Hz yang
imersif. Dengan kualitas layar seperti ini, tentu saja Vivo V30e 5G cukup
asyik digunakan untuk bermain game, browsing, hingga menonton video.
Soal tingkat kecerahannya, Vivo V30e 5G mampu mencapai peak brightness di
angka 1300 nits. Hal ini membuat layar mampu tampilkan konten HDR dengan
rentang dinamis setara smartphone di kelas flagship, memastikan pengguna
meraskan pengalaman visual yang baik tanpa mengeluarkan uang banyak.
Layar pada Vivo V30 5G pun sudah mendukung gamut warna 100% DCI-P3, sehingga
tampilan warnanya benar-benar memanjakan mata. Bahkan, itu juga sudah
mengantongi sertifikasi Widevine L1. Dengan demikian, pengguna dapat menonton
film Netflix dengan resolusi Full HD.
4. Performa yang Bisa Diandalkan
Kinerja yang ditawarkan oleh Vivo V30e 5G pun sudah cukup memadai dengan
sokongan SoC (System on Chip) Qualcomm Snapdragon 6 Gen 1 SM6450 berfabrikasi
4 nanometer yang mengusung prosesor octa-core yang terdiri dari quad-core ARM
Cortex-A78 berkecepatan 2,2 GHz dan quad-core ARM Cortex-A55 berkecepatan 1,8
GHz dipadukan dengan memori RAM 8 GB didukung fitur extended RAM 8 GB, serta
diperkuat pengolah grafis memadai dari GPU (Graphics Processing Unit) Adreno
710.
Merujuk pada data Nanoreview, Qualcomm Snapdragon 6 Gen 1 mampu meraih skor
AnTuTu v10 mencapai 559.333 poin. Sedangkan untuk GeekBench 6, skornya adalah
943 poin untuk single-core dan 2784 poin untuk multi-core.
Selain itu, Vivo V30e 5G menawarkan dua varian memori untuk penyimpanan
internal berkapasitas 128 GB dan 256 GB jenis UFS 2.2. Anda juga masih bisa
memperluas kapasitasnya hingga 1 TB menggunakan slot microSD yang disediakan.
5. Konfigurasi Kamera yang Unggul
Beralih ke sektor kamera, Vivo V30e 5G dibekali dua buah kamera belakang
dengan kamera utama berkekuatan 50 MP dengan lima elemen lensa 26 mm pada
bukaan aperture f/1.8 yang menggunakan sensor Sony IMX882 berukuran 1/1.95
inci 0.8um piksel yang diperkuat fitur phase-detection autofocus, AI, dan LED
flash.
Kemudian kamera keduanya adalah ultrawide berkekuatan 8 MP yang menggunakan
sensor OmniVision OV8D1 berukuran 1/4 inci 1.12um piksel pada bukaan aperture
f/2.2 dengan FoV (Field of View) 120 derajat.
Menilik pada bagian depan, smartphone Vivo V30e 5G mengandalkan kamera
beresolusi 32 MP dengan sensor BSI CMOS pada bukaan aperture f/2.0. Perihal
perekaman video, kamera belakang sanggup merekam hingga resolusi 4K@30fps,
sedangkan kamera depan hanya mampu merekam di resolusi 1080p@30fps.
6. Baterai Besar dan Awet
Untuk memenuhi kebutuhan dayanya, ponsel Vivo V30e 5G dibekali baterai
berkapasitas 5500 mAh. Dengan kapasitas tersebut, ponsel ini diklaim mampu
bertahan hingga 53 jam untuk mendengarkan musik, 22 jam untuk streaming, 15
jam scrolling media sosial, dan 9 jam bermain game.
Tak hanya itu, Vivo pun telah menjamin bahwa kesehatan baterai ini akan
terjaga sampai 4 tahun ke depan.
Adapun keunggulan lain yang dimiliki Vivo V30e 5G yaitu mengandalkan fitur
pengisian cepat FlashCharge 44W. Mengisi daya dari kosong hingga penuh hanya
membutuhkan waktu 1 jam 30 menit saja.
7. Under Display Fingerprint
Vivo V30e 5G sendiri sudah memiliki fitur lain yang cukup menarik yaitu soal
kelengkapan sensornya. Benar saja, sang ponsel telah dibekali sensor
fingerprint atau sidik jari yang disimpan di dalam layar. Hal ini tentu
membuat penggunanya lebih mudah dan cepat pada saat ingin membuka ponsel
dengan sidik jari.
Smartphone mainstrem ini pun juga dibekali oleh beberapa sensor yang memiliki
fungsi cukup penting. Misalnya sensor gyroscope untuk menentukan arah dengan
hanya menggerakkan ponsel. Selain itu, sensor gyroscope tersebut juga
seringkali digunakan untuk bermain game seperti PUBG Mobile, Call Of Duty
Mobile, dan lain sebagainya.
Bukan hanya itu saja, terdapat sensor lain yang juga dimiliki oleh Vivo V29 5G
ini adalah accelerometer, proximity, dan compass.
8. Dukungan Fitur NFC
Fitur NFC (Near Field Communication) memang bukan lagi digunakan oleh ponsel
di kelas flagship. Namun, fitur NFC (Near Field Communication) ini sudah
digunakan oleh digunakan oleh smartphone di kelas entry-level sampai dengan
mid-range, tidak terkecuali Vivo V30e 5G ini.
Dengan dukungan fitur NFC (Near Field Communication), tentunya pengguna dapat
mengisi saldo eMoney dengan cara membuka aplikasi dan menempelkan kartu ke
bagian belakang bodi Vivo V30e 5G. Ini juga tentu akan memudahkan pengendara
roda dua hingga roda empat saat hendak melalui tol maupun parkir.
Kekurangan Vivo V30e 5G
1. Masih Mengandalkan Stereo Speaker
Vivo V30e 5G hanya terdapat satu buah speaker saja yang terletak di bawah bodi
sang ponsel. Padahal, menyediakan stereo speaker pada sebuah ponsel merupakan
sebuah keunggulan pada ponsel itu sendiri. Keberadaan stereo speaker ini juga
bisa memberikan kesan seimbang dan spesial ketika sedang menonton film
favorite atau ketika bermain game.
Kini bahkan sudah banyak sekali sebuah ponsel di rentang jarga Rp2-3 jutaan
yang menggunakan stereo speaker. Namun, Vivo V30e 5G malah justru
menghilangkan stereo speaker.
2. Tidak Mendukung Radio FM
Tak hanya tidak memiliki stereo speaker, Vivo V30e 5G juga tampaknya tidak
punya fitur Radio FM. Fitur ini memang sengaja dihilangkan untuk ponsel kelas
menengah hingga kelas atas.
Merebaknya tren radio digital atau podcast bisa jadi alasannya. Tidak ada
fitur Radio FM bukan berarti pengguna tidak bisa memutar siaran radio.
Anda masih bisa menikmati siaran radio, tetapi dengan aplikasi pihak ketiga
yang tentu membutuhkan jaringan internet.
3. Kamera Telefoto Absen
Kekurangan lain yang penulis dapatkan dari ponsel ini adalah tidak adanya
kamera telefoto. Kalau saja ada kamera telefoto, ponsel ini mungkin akan
menang telak dari HP lain di kelas yang sama. Sebab, kamera utama, ultrawide,
dan kamera depan dari Vivo V40 5G ini sudah sangat bagus.
Apalagi Vivo V30e 5G sudah dibanderol dengan harga Rp 5 juta, sepertinya Vivo
V30e 5G sudah seharusnya punya kamera telefoto. Pasalnya, beberapa ponsel yang
lebih murah pun punya kamera telefoto ini. Sebut saja OPPO Reno 10 5G, Realme 12 Pro+ 5G, OPPO Reno 11 5G, hingga Xiaomi 13T.
4. Tidak Punya Wireless Charging
Kekurangan terakhir Vivo V30e 5G adalah tidak memiliki fitur pengisian tanpa
kabel alias wireless charging. Tentu menarik apabila Vivo V30 5G bisa
menawarkan kemampuan wireless charging yang membuatnya memiliki nilai lebih
jika dibandingkan smartphone lain di kelas harga yang sama.
Spesifikasi Vivo V30e 5G
- Rilis di Indonesia : Juni 2024
- Warna : Giri Merah, Banyu Biru
- Dimensi : 164.4 x 74.8 x 7.7 mm
- Berat : 188 gram
-
Layar : AMOLED berukuran 6.78 inci beresolusi Full HD+ atau 1080 x 2400
piksel, kerapatan 388 ppi, refresh rate 120Hz, 90.3% screen-to-body ratio,
1300 nits (peak), HDR10+, Schott Xensation Alpha -
Chipset : Qualcomm SM6450 Snapdragon 6 Gen 1 (4 nm), Octa-core (4×2.2
GHz Cortex-A78 & 4×1.8 GHz Cortex-A55) - Grafis : Adreno 710
- Sistem Operasi : Android 14, Funtouch 14
- Memori : RAM 8 GB dan ROM 128 GB / RAM 8 GB dan ROM 256 GB
-
Kamera Belakang : 50 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/1.95″, 0.8µm, PDAF, OIS
+ 8 MP, f/2.2, 120Ëš (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm, Ring-LED flash,
panorama, HDR, 4K@30fps, 1080p@30fps - Kamera Depan : 32 MP, f/2.0, 24mm (wide), 1080p@30fps
- Baterai : Li-Po 5500 mAh, non-removable, 44W
-
Konektivitas : Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Bluetooth 5.1, A2DP, LE,
GPS, GLONASS, GALILEO, BDS, QZSS, NavIC, NFC, USB Type-C 2.0, dan USB OTG -
Sensor : Fingerprint (under display, optical), accelerometer, gyro,
proximity, compass
Harga Vivo V30e 5G
Vivo V30e 5G adalah smartphone terbaru yang cukup memadai di kelas harganya
dengan hadirkan layar 3D Curved AMOLED (Active Matrix Organic Light Emitting
Diode) serta didukung refresh rate 120Hz yang smooth, dan ditenagai oleh dapur
pacu yang unggul dari Qualcomm Snapdragon 6 Gen 1 octa-core. Harga smartphone
Vivo V30e 5G terbaru di Indonesia berdasarkan dari informasi yang penulis
himpun adalah Rp4.699.000 rupiah untuk varian RAM 8 GB dan 128 GB, sedangkan
varian RAM 8 GB dan ROM 256 GB dibanderol dengan harga Rp4.999.000 rupiah.





